logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 21 Nopember 2007 SEMARANG
Line

Kapendam: Sarjan Tak Terlibat Penculikan

SEMARANG- Dari penyelidikan kepada Sertu TNI Sarjan Santoso yang dilakukan oleh Pomdam IV/ Diponegoro, diperoleh bukti bahwa anggota Koramil 12/ Tembalang tersebut tidak terlibat dalam aksi penculikan terhadap Parmudji Firmanto yang direncanakan oleh Adi Supriono. Hal itu diungkapkan Kapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Drs Zaenal M MSi, Selasa (20/11). ''Hasil penyelidikan dikuatkan oleh keterangan Adi Supriono yang dimintai keterangan oleh tim penyidik Pomdam IV/Diponegoro, sebagai saksi.''

Menurut keterangan saksi, ujar Kapendam, awalnya Sarjan diajak oleh saksi untuk bermain karaoke di RM Serata melalui kontak telepon. Namun pada saat bersamaan, imbuh dia, mereka ditangkap oleh aparat gabungan dari Pomdam IV/ Diponegoro dan Polwiltabes Semarang. ''Sertu Sarjan terjebak dalam aksi penangkapan tersebut dan akhirnya dia ikut dibawa ke Mapomdam IV/ Diponegoro untuk dimintai keterangan.''

Dalam pemberitaan sebelumnya, selain Sertu Sarjan Santoso, ada oknum TNI lain yang diduga terlibat aksi penculitan tersebut yakni Sertu Bambang Tri. Namun Kapendam menegaskan bahwa Bambang Tri bukanlah prajurit TNI.

Tidak Lapor

Sebagai aparat TNI yang masih aktif, menurut Kapendam, kesalahan yang dilakukan Sarjan Santoso adalah tidak melaporkan kejadian penculikan yang diketahuinya kepada pimpinan/komandan satuannya.

''Seharusnya, sebagai aparat teritorial ia dituntut untuk temu cepat dan lapor cepat setiap ada kejadian menonjol yang diketahuinya. Namun hal tersebut tidak dilakukannya.'' Sebagai aparat teritorial, tandasnya, Sarjan tidak profesional. Pasalnya, sebagai anggota Babinsa dia harus bertindak sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.

Ditambahkannya, Kodam IV/ Diponegoro akan memberikan sanksi tegas terhadap kesalahan yang dilakukan oleh Sertu Sarjan, agar kejadian itu tidak dilakukan oleh prajurit yang lain.

Pemberian sanksi tegas, sambung dia, merupakan komitmen dari Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Agus Soeyitno yang ingin membangun disiplin prajurit dan perang terhadap setiap pelanggaran. (H11-56)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA