| Rabu, 21 Nopember 2007 | SEMARANG |
SUDUT PANDANGBerharap Wonderia DibukaPENUTUPAN taman rekreasi Wonderia sejak Jumat (16/11) oleh Pemkot Semarang, mengakibatkan 200 karyawan diliburkan. Meski tak masuk kerja, hak-hak mereka tetap ditanggung sepenuhnya oleh pihak manajemen yakni PT Smart. General Manager PT Smart selaku pengelola Wonderia Didik Haryanto menyatakan, setiap hari selalu ada karyawan yang menanyakan kapan Wonderia bisa dibuka lagi. Namun karena pembukaan maupun penutupan tersebut merupakan hak Pemkot, Didik mengaku tidak bisa menjawabnya. "Pihak manajemen dan karyawan sangat berharap Wonderia bisa segera beroperasi kembali," harapnya. Dengan beroperasional kembali, diharapkan kelangsungan usaha dan nasib para karyawan di tempat hiburan itu akan terjamin sepenuhnya. Didik mengaku banyak wahana permainan di Wonderia yang sebenarnya tidak membahayakan bagi pengunjung. Misalnya, istana balon, komidi putar, kolam renang anak, dan berbagai permainan lain. Aneka permainan itulah yang dia harapkan bisa segera dibuka agar manajemen tetap berjalan dan juga pengunjung tidak kecele. Namun demikian, Didik menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada korban maupun masyarakat atas insiden jatuhnya balon udara atau plane tower. "Terkait insiden itu, kami siap bertanggungjawab sepenuhnya kepada korban," tuturnya. Pihaknya juga berjanji akan segera mengganti wahana permainan plane tower dengan permainan bau yang tidak berbahaya. Namun jenisnya apa dan kapan, pihak manajemen hingga kini masih memikirkannya. "Selain itu, tentunya kami masih harus menunggu hasil penyidikan polisi," ungkapnya. (Saptono Joko S-56) |