logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 21 Nopember 2007 EKONOMI
Line

Target Transaksi SGF 12 Ribu Unit

SEMARANG-Pasar ritel elektronik di Semarang kembali menggeliat, menyusul digelarnya pameran elektronik Semarang Global Fair 2007 di Atrium Java Supermal. Pameran yang dibuka Selasa (20/11) hingga 2 Desember itu merupakan ke-10 kalinya diadakan Global Elektronik.

Sebanyak 40 merek perusahaan elektronik, ponsel, dan komputer ikut ambil bagian. Di antaranya, Sony, Sharp, Panasonic, Phillips, Toshiba, Samsung Electronics, LG, Avante, Roadmaster, Modena, dan Olympus. SGF juga didukung perusahaan pembiayaan kredit elektronik, seperti Adira Finance, Spektra (FIF), Kredit Plus, dan Sumber Kredit, serta Bank Mandiri, BCA dan ANZ.

''Setidaknya ada 10 merek yang selalu ikut pameran SGF hingga 10 kali berturut-turut. Mereka selalu ikut, karena melihat kesuksesan pameran ini sebelumnya dan besarnya antusiasme masyarakat,'' jelas Managing Director Global Elektronik Gouw Andy Siswanto usai pembukaan pameran Selasa (20/11).

Jika pada SGF sebelumnya mampu melampaui target 11.000 transaksi, maka untuk kali ini Andy menargetkan 12.000 transaksi. ''Pengalaman kita mengadakan pameran menjelang akhir tahun terbukti selalu sukses, meski untuk kali ini saya belum bisa menyebut berapa nilai transaksinya,'' tambahnya.

Pembelian Kredit

Pembelian barang elektronik secara tunai dan kredit terus berkembang. Jika tahun 2004 aplikasi kredit hanya 8 persen, pembelian secara kredit tahun 2005 baru sekitar 12 persen. Sedangkan tahun 2006, menurut Andy naik 20 persen dan melambung hingga 30 persen tahun ini. ''Perbandingan 30% kredit dan 70% tunai menunjukkan minat masyarakat terhadap barang elektronik terus meningkat, apalagi ditunjang kemudahan yang diberikan lembaga pembiayaan.''

Guna menarik minat pengunjung, disediakan 1 grand prize Mobil Nissan Grand Livina dan hadiah total senilai Rp 120 juta untuk 80 pemenang. ''Juga akan ada berbagai lomba, seperti lomba memegang TV paling lama dan menempelkan pipi pada kulkas terlama, maka sebuah TV dan kulkas bisa dibawa pulang. Selain itu masih banyak tantangan menarik lain,'' imbuh Andy.

Branch Manager TCL Jateng DIY Gusnandar Daulay memperkirakan produk televisi akan meningkat hingga 300 persen sampai akhir tahun ini. Momen pameran yang tepat dinilai mampu mendongkrak pasar, sehingga dia menargetkan 300 TV keluar pameran ini, apalagi fasilitas kredit kini cukup mudah.

Beberapa lembaga pembiayaan yang ikut pameran rata-rata menawarkan persyaratan sangat mudah. Mulai dari bunga ringan sampai tanpa survei bagi yang tinggal di luar kota Semarang. Adira Finance misalnya menawarkan suku bunga hanya 0,99%. Spektra (FIF) juga memberikan suku bunga bersaing tanpa survei. ''Kita memberi DP 0 persen dan akan lebih mudah lagi kalau customer itu pernah repeat order sebelumnya, tinggal lihat database-nya saja,'' jelas Account Officer Spektra (FIF) Heru Supriyanto. (J14-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA