logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 21 Nopember 2007 BANYUMAS
Line

Golkar Kompak Lagi

PURWOKERTO-Haris Subyakto, Ketua DPD Golkar Banyumas menyatakan 10 pengurus kecamatan (PK) yang telah dijatuhi skorsing tiga bulan kini sudah kembali mendukung Singgih Wiranto-Laily Manshur, pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung partai berlambang pohon beringin itu. ''Partai Golkar sudah kompak lagi,'' tandasnya, kemarin.

Dia juga menepis isu yang menyebutkan 14 PK yang setia kepada mantan Ketua DPD Golkar Nurkamilah menyeberang ke kubu Aris Wahyudi-Asroru Maula yang dicalonkan PDI-P. Alasannya, Asroru adalah anak Nurkamilah.

''Itu hanya isu, tak perlu ditanggapi,'' jelasnya.

Skorsing terhadap 10 PK, menurut dia, sangat efektif untuk menyatukan kembali PK-PK yang selama ini masih melirik ke kanan dan ke kiri. Setelah diberi sanksi oleh partai, kini tidak lagi berani melakukan silaturahmi politik ke calon bupati lain.

Mereka yang diskors, lanjut dia, telah membuat pernyataan mendukung calon yang ditetapkan Partai Golkar.

''Surat pernyataan itu kami simpan dan bisa dijadikan bukti kalau mengingkari,'' tambah Taufik Purboyo, Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Organisasi.

Nasuha, Ketua PK Lumbir menyatakan sebenarnya dia sejak dulu mendukung Singgih-Laily Manshur. Namun karena diajak silaturahmi ke rumah Wisnu Suhardono, ketua tim sukses calon bupati Mardjoko kemudian dituduh membelot.

''Saya tetap berkomitmen mendukung calon bupati Partai Golkar,'' tegasnya.

Dia bisa memahami skorsing dari DPD meski sebenarnya tidak tahu maksud silaturahmi ke rumah Wisnu. Lagi pula di rumah pengurus DPP Golkar Jalan Indra Purwokerto itu tidak ada pembicaraan soal dukung- mendukung. (G22,in-27)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA