logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 19 Nopember 2007 OLAHRAGA
Line

Singapura dan Thailand Lolos

  • Indonesia Kalah 0-7

BANGKOK-Hanya Singapura dan Thailand wakil Asia Tenggara yang lolos ke babak ketiga Pra-Piala Dunia (PPD) 2010 Zona Asia, sedangkan Indonesia tersingkir. Babak pertama dan kedua berlaku sistem gugur. Pada babak ketiga baru dimulai format grup, yang diikuti 20 negara. Singapura melaju setelah bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Tajikistan, semalam. Tim tamu kebobolan ketika pertandingan di Dushanbe itu baru berlangsung satu menit.

Gol cepat dicetak Jamshed Ismailov. Anak-anak asuhan Radojko Avramovich menyamakan kedudukan melalui striker yang dikenal haus gol, Noh Alam Shah, pada menit ke-27. Skor tersebut menjadikan juara Asia Tenggara itu unggul agregat 3-1. Sebelumnya, di kandang sendiri mereka menang 2-0.

Di Bangkok, Sarayoot Chaikamdee menjadi penentu kemenangan Thailand atas Yaman. Gol dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Suchapalasai itu dicetaknya pada menit ke-15.

Dalam pertemuan sebelumnya, kedua kesebelasan bermain imbang 1-1, sehingga Negeri Gajah Putih secara keseluruhan unggul 2-1.

Indonesia yang bermain di Stadion Alepo, Damaskus, menyerah 0-7 menjadikan mereka kalah agregat 1-11. Tiket ke babak selanjutnya jadi milik Suriah.

Dalam leg kedua itu, Ivan Kolev menurunkan para pemain U-23 yang dipersiapkan ke SEA Games di Thailand, Desember mendatang. Dalam pertandingan sebelumnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, tim senior menyerah 1-4. Satu-satunya gol saat itu didapat dari tendangan penalti Budi Sudarsono.

Dipermalukan

Menjelang keberangkatan ke Damaskus, Kolev menjanjikan kejutan. Ternyata, hal sebaliknya yang terjadi. Mereka justru dipermalukan lawan. Kapten Ziad Chaabo mencetak hattrick. Dia menjebol gawang Dian Agus masing-masing pada menit 38, 43, dan 86. Penyerang pengganti Raja Rafe menghasilkan dua gol, menit ke-59 dan 90.

Dua gol sisanya dicetak oleh Ali Dyab pada menit ke-74 dan tendangan penalti Jehad Al Hussein pada menit ke-79. Dalam menit-menit awal, timnas U-23 yang dilatih di Argentina, tampak menjanjikan. Mereka mampu bertahan meski permainan didominasi tuan rumah.

Gebrakan Ian Kabes di sayap kanan dan Cornelis Gedy di kiri masih bisa merepotkan lini belakang tuan rumah, meski tidak ada peluang matang yang berhasil diciptakan. Akan tetapi kekuatan barisan pertahanan yang digalang Muhammad Roby hanya bertahan selama 38 menit.

Sebuah bola umpan terobosan tidak bisa diantisipasi dengan baik oleh Roby sehingga Ziad yang lolos dari jebakan offside dan tinggal berhadapan dengan kiper tanpa kesulitan mencetak gol pertama.

Lima menit kemudian Ziad mencetak golnya yang kedua setelah berhasil menyelesaikan umpan silang Bakri Tarab dari sayap kanan. Pada babak kedua tuan rumah menambah tekanan. Mereka semakin banyak mengandalkan bola-bola atas mengingat keunggulan postur tubuh.

Striker pengganti Raja Rafe mencetak gol ketiga pada menit ke-59. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti tidak berhasil ditahan kiper.

Kesalahan bek saat menghalau bola di kotak penalti menjadikan Ziad bisa mengirim umpan silang, yang kemudian disundul dengan baik oleh Ali Dyab untuk membuat skor 4-0 pada menit ke-74.

Mimpi buruk kiper Dian Agus semakin lengkap ketika ia menjatuhkan lawan di kotak penalti pada menit ke-79 sehingga wasit langsung menunjuk titik putih. Gelandang Jehad Al Hussein melakukan tugasnya dengan baik dan mencetak gol kelima timnya.

Indonesia tampak tidak bisa lepas dari tekanan meski anak-anak asuhan Fajer Ibraheem sedikit mengendur setelah unggul jauh.

Sundulan Ziad empat menit sebelum pertandingan usai dan tendangan Raja Rafe pada injury time, melengkapi kemenangan Suriah menjadi 7-0.

Kekalahan dengan skor yang sangat mencolok tersebut diperkirakan berpengaruh pada mental para pemain saat berlaga di SEA Games.

Apalagi mereka dibebani target untuk setidaknya lolos ke final.

"Pengaruh hasil ini terhadap mental pemain jelas ada. Tetapi masih ada waktu untuk menganalisa dan memperbaikinya sebelum SEA Games dimulai," kata Manajer Andi Darussalam Tabusalla melalui SMS.

Dari Suriah, Eka Ramdani dkk akan langsung bertolak ke Malaysia untuk melangsungkan serangkaian laga ujicoba sebelum kemudian berlaga di SEA Games. (rtr,wgm,ant-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA