| Senin, 19 Nopember 2007 | OLAHRAGA |
PSISRidwan Nyaman di Posisi BaruSEMARANG- Perubahan formasi tidak dipermasalahkan pemain PSIS. Bahkan, Maman Abdurahman cs merasa enjoy dengan formasi tersebut. Hal itu dapat dilihat dalam uji coba lawan Persik Kendal yang berakhir 2-1. M Ridwan yang semula bermain di sayap kiri, dijadikan gelandang serang. Demikian juga dengan Khusnul Yaqien yang biasanya main di sayap kanan, digeser sebagai gelandang serang. Selebihnya, komposisi tidak berubah. "Di mana pun ditempatkan pelatih, saya berusaha untuk enjoy. Tidak masalah main di tengah. Posisi itu tidak asing lagi bagi saya," kata Ridwan. "Tugas-tugas saya sebagai gelandang hampir sama seperti saat main di bek sayap. Namun, posisinya digeser ke tengah. Ya harus sedikit adaptasi," imbuhnya. Posisi Awal Dia semula memang gelandang serang. Perubahan ke bek sayap dialaminya saat pasukan Mahesa Jenar diarsiteki Bambang Nurdiansyah dalam Kompetisi Liga Indonesia XI. Sejak itu, dia akrab dengan posisi tersebut. Bahkan, di timnas pun Ridwan juga diplot sebagai bek sayap kanan maupun kiri. Namun, saat PSIS dipegang Sartono Anwar, Ridwan dikembalikan ke posisi awalnya sebagai gelandang serang. Sedangkan Khusnul Yaqien semula bermain sebagai striker. Perubahan posisi ke sayap kanan dilakukan oleh Bonggo Pribadi pada awal putaran kedua musim ini. Namun, menjelang kompetisi berakhir, dia ditugaskan pelatih baru Sartono untuk bergeser dari sayap kanan ke gelandang serang. "Sebagai gelandang serang, saya akan langsung berhadapan dengan pemain belakang lawan. Perlu tenaga dan pemikiran ekstra. Risiko itu harus saya hadapi," tambahnya. Laga Kandang Permainan PSIS pada uji coba lawan Persik, dinilai Manajer Teknik Setyo Agung Nugroho, cukup bagus. Namun, para pemain diharap jangan cepat puas diri. Beberapa kelemahan dan kekurangan pemain seperti salah umpan, passing lemah, dan penyelesaian akhir, masih terlihat. Kelemahan tersebut harus segera dibenahi, mengingat laga kandang melawan Persita Tangerang tinggal beberapa hari lagi. "Persita tim tangguh. Materi pemain mereka banyak yang berkualitas. Kami harus meningkatkan performa tim agar bisa meraih kemenangan," kata Agung. Dalam latihan akhir pekan lalu, pelatih kembali menekankan pada penetrasi dan penyelesaian akhir. Itu untuk membiasakan Maman Abdurahman cs melakukan tusukan ke kotak penalti. Dalam latihan tersebut, Didier Koutouzi tidak hadir. Pemain asal Kamerun itu masih cedera otot paha kanan. (H13-22) |