logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 19 Nopember 2007 MURIA
Line

Meski Hujan, Pompa Air Tetap Disiagakan

KUDUS - Meski musim hujan dan curah hujan yang cukup tinggi, pompa air untuk memenuhi kebutuhan air di sawah tetap disiagakan, Minggu (18/11). Ini dilakukan para petani Desa Larikrejo, Kecamatan Undaan untuk mengantisipasi jika kebutuhan air di sawah Desa tidak mencukupi. Petani tersebut sekaligus sebagai petugas yang menjalankan mesin pompa air, yakni Harto (40) dan Prayogo (35). Keduanya yang warga Desa Larikerejo, Kecamatan Udaan mengatakan, ini hanya sebatas berjaga - jaga saja supaya jika hujan tidak turun selama tiga atau empat hari berturut - turut, mesin pompa air ini difungsikan.

Menurut Harto, saat ini kebutuhan air di pematang sawah masih cukup, dan para petani lainnya juga memantau akan keadaan ini. Namun jika sudah tampak berkurang, maka diperlukan penambahan air dengan cara menyedotnya dari sungai seberang sawah, dengan menggunakan pompa air.

"Supaya kebutuhan air di sawah tercukupi, maka mesin pompa air tetap disiagakan," katanya.

Meski tetap disiagakan, pompa air itu di sela - sela waktu juga diperiksa kondisi dan fungsinya, agar saat digunakan bisa tetap lancar dan tanpa gangguan. "Selain disiagakan, kami juga merawatnya dengan baik, jika nantinya akan digunakan bisa berfungsi dengan baik," katanya.

Pada akhir - akhir ini penggunaan mesin pompa air tidak sesering hari biasa, karena setiap sore hujan, dan pasokan air di sawah tercukupi. "Jika setiap sore hari hujan, kami tidak mengoperasikan mesin pompa air ini, selama air di sawah masih cukup, penggunaan mesin dibatasi, supaya lebih ekonomis," katanya.

Keadaan air sungai yang berada disekeliling sawah tampak tercukupi, oleh karena itu para petani memanfaatkan airnya untuk mengairi sawah jika kebutuhan air di sawah berkurang. (J18-36)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA