| Senin, 19 Nopember 2007 | MURIA |
Banyak Ditemui Pasien DBD dan CikungunyaJEPARA- Serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di sejumlah titik diminta segera diantisipasi oleh Pemkab Jepara. Pasalnya, penyebaran penyakit tersebut sulit ditebak kapan mencapai klimaks. Di awal musim hujan ini ditemukan banyak penderita, tak hanya DBD, namun juga cikungunya. "Pantauan kami, beberapa puskesmas bagian selatan mulai banyak dihuni para penderita DBD dan cikungunya. Kami berharap ini cepat diantisipasi sebelum kondisi lebih buruk terjadi," tegas Ketua Komisi C (Bidang Kesra) DPRD, Nurul Aini SIP SPd MSi, Minggu kemarin (18/11). Mayong dan Nalumsari Dia mengatakan, fenomena peningkatan jumlah penderita, terutama DBD itu terjadi di Mayong dan Nalumsari. "Jika cuaca seperti ini bisa saja mempercepat penyebaran penyakit. Kampanye memerangi penyakit harus dimulai sejak sekarang. Jangan menunggu jumlah penderita bertambah banyak," kata dia. Dia menambahkan, gerakan pembersihan sarang nyamuk cepat disosialisasikan, termasuk penanganan pasien di rumah sakit, dan puskesmas. "Cek semua ketersediaan obat untuk memastikan ketercukupan," tambahnya. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten sebagaimana diungkap Kabid Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Sukmawati, pada 2007 hingga pekan kemarin sudah terdapat 1.815 kasus DBD. Selama November dua penderita meninggal dunia. Dia menyoroti pentingnya PSN dan kesadaran masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan. Untuk pelayanan di institusi layanan kesehatan, ia menyatakan tidak ada masalah.(H15-19) |