logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 19 Nopember 2007 SEMARANG
Line

Pemkot Siapkan Rp 7 Miliar untuk Pembebasan Tanah JLS

SALATIGA- Pemkot Salatiga menyiapkan dana Rp 7 miliar untuk pembebasan tanah guna keperluan pembangunan jalan lingkar selatan (JLS) di Kelurahan Dukuh dan Kecandran, Kecamatan Sidomukti pada tahun 2007 dari alokasi APBD perubahan tahun 2007. Sedangkan pembebasan tanah di Kecamatan Sidorejo akan dianggarkan pada tahun 2008 mendatang. Hal tersebut disampaikan Asisten Tata Praja Ir Tri Susilo Budi, Jumat (16/11) di Balaikota Salatiga.

Dikatakannya, pembebasan tanah untuk pembangunan JLS di Kelurahan Randuacir dan Kumpulrejo sudah selesai. Tinggal seorang warga saja yang belum sepakat dengan ganti rugi yang diberikan Pemkot.

"Akhir tahun ini, Pemkot sudah mulai melakukan pengukuran di wilayah Kecamatan Sidomukti. Sejumlah petugas lapangan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) sedang melakukan pengukuran dan pematokan di Kelurahan Dukuh dan Kecandran," kata Tri.

Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya masih menunggu hasil pengukuran untuk mengetahui berapa banyak warga yang terkena proyek tersebut. "Banyaknya warga yang akan diberi ganti rugi, saat ini belum bisa diketahui," katanya. Nantinya, setelah pengukuran selesai, Pemkot akan segera melakukan sosialisasi kepada warga yang terkena proyek JLS.

Diterangkannya, alokasi anggaran untuk ganti rugi tersebut sudah siap, tinggal menunggu hasil pengukuran BPN saja. "Sampai saat ini belum ada masalah yang mendasar dalam pembagian ganti rugi kepada warga. Proses pembayaran ganti rugi tersebut akan dilakukan seperti yang dilaksanakan di Kelurahan Kumpulrejo beberapa waktu yang lalu," jelasnya.

Untuk lebih amannya, pencairan dana ganti rugi tersebut tidak langsung diberikan secara tunai kepada warga tetapi dengan cara ditransfer ke rekening milik warga. Oleh karenanya, sebelum pencairan dana tersebut, warga diminta untuk membuat rekening dulu di Bank Jateng Kota Salatiga.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Salatiga Ir Saryono membenarkan proyek tersebut dilanjutkan dengan dana APBD Kota Salatiga 2007. Namun, kelanjutan pembangunan jalan itu hanya untuk menuntaskan 2 km jalan tembus antara Jl Soekarno-Hatta dan Randuacir.

JLS sepanjang 13 km tersebut dibangun secara bertahap sejak tahun 2005 dengan harapan mampu menggerakkan perekonomian Kota Salatiga sekaligus menunjang pemerataan pembangunan. (J12-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA