logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 19 Nopember 2007 BANYUMAS
Line

Kiprah

AW Merangkul Kaum Ibu dan ABG

PURWOKERTO-Seminggu sebelum memperoleh surat rekomendasi dari DPP PDI-P, Aris Wahyudi (39) mengirim pernyataan pers. Disebutkan, Pilkada Banyumas diibaratkan sebagai arena balap mobil F1. Dan dia akan mengadopsi fenomena pembalap Kimi Raikkonen yaitu ''mencuri'' kemenangan di laps terakhir.

Bujangan yang mempopulerkan diri lewat ajang nyanyi ''Akademi Banyumas Indonesia'' (ABI) ini mengklaim didukung 500 ribu kaum ibu dan 300 ribu pemilih pemula. Selain itu menurut Tim AW, saat ini ada 38,8 persen pemilih yang belum menentukan pilihannya. Para calon pemilih ini juga akan digarap selama tiga bulan terakhir ini.

Selain menggarap kawula muda lewat ABI, dia juga membuat program ''Tok Tok Aris Wahyudi'' yang membagikan hadiah Rp 100 juta untuk 1.000 pemenang dan acara ''Kamera Tersembunyi'' yang berhadiah Rp 50 juta.

Sedangkan misinya tertuang dalam delapan item antara lain pemerintahan yang bersih, pendidikan dan kesehatan yang murah, penyediaan lapangan kerja dan pemberdayaan potensi daerah.

Pakar Komputer

Selain itu pemberdayaan peran wanita dan generasi muda, kegiatan olah raga seni dan budaya, pemantapan keamanan dan pembinaan ahlak. Lulusan University of Essex Inggris ini, mengaku selama pendidikan di Inggris semuanya dibiayai beasiswa pemerintah. Namun dia tidak pernah melupakan asal usulnya dari Desa Sibrama, Kecamatan Kemranjen.

Beberapa program yang menarik bila terpilih sebagai bupati adalah menjadikan Purwokerto sebagai kota pelajar. Dia juga ingin mewujudkan pemerintahan yang modern dengan penerapan sistem komputerisasi yang merupakan salah satu keahliannya.

Mental birokrasi juga akan digarap, agar dalam pelayanan menerapkan psikologi empati. Pelayanan kesehatan yang murah dilakukan melaui penerapan sistem informasi kesehatan untuk meningkatkan mutu dan efisensi pelayanan kesehatan.

Dalam penyediaan lapangan kerja, AW berusaha mengembangkan usaha di bidang baru seperti teknologi informasi, seluler dan telekomunikasi lainnya. Di bidang keuangan akan dikembangkan lembaga keuangan inovatif seperti Grameen Bank untuk usaha kecil dan menengah. (P16-55)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA