| Minggu, 18 Nopember 2007 | NASIONAL |
JELANG PILGUB 2008NU Tetap Kawal AdnanSEMARANG - Langkah Gubernur Ali Mufiz yang maju ke Pilgub 2008 menimbulkan kekecewaan tersendiri bagi sebagian kalangan NU. ''Kalau kecewa, secara pribadi ya. Karena saya yang ditugasi PWNU sebagai penghubung dengan Ali Mufiz. Bagi kami, NU sudah meminta dia berkali-kali untuk maju, tetapi jawabannya selalu tidak siap. Namun mengapa malah mengambil formulir pendaftaran di PDI-P,'' kata Ketua Komisi Politik PW NU Jateng, Dr H Abu Hafsin Umar MA, kemarin. Karena tak mendapatkan jawaban memuaskan, akhirnya tiba saat ada pinangan untuk calon wakil gubernur, NU memutuskan mengajukan Moh Adnan. ''Jadi karena sudah ada kejelasan, NU akhirnya mengamanatkan kepada Pak Adnan,'' tandasnya. ''Yang jelas keputusan NU menunjuk Pak Adnan tidak akan dicabut,'' tambah Wakil Ketua PW NU Jateng itu. Daftar ke PKB Sementara itu, dua bakal calon gubernur yang mendaftar ke PDI-P, Chaerul Rasjid dan Bibit Waluyo, hadir dalam dua acara berbeda di Salatiga, kemarin sore. Chaerul menghadiri deklarasi Persatuan Pemuda Salatiga (Pedas) di Gedung Pertemuan Daerah, sedangkan Bibit hadir dalam sosialisasi sebagai calon gubernur di kantor DPC PDI-P. Chaerul menyatakan Senin (26/11) pekan depan akan mendaftar sebagai calon gubernur ke partai lain yang membuka pendaftaran, seperti PKB, meski dia telah mendaftarkan diri ke PDI-P. Dalam sosialisasi di kantor DPC PDI-P, mantan Pangkostrad Letjen (Purn) Bibit Waluyo mengaku maju sebagai calon gubernur setelah diminta Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. (H37,H7,H2-53) |