| Minggu, 18 Nopember 2007 | NASIONAL |
Mega ''Tebar Pesona'', SBY Tak KhawatirJAKARTA- Meski pemilihan presiden baru berlangusng 2009, para kandidat mulai ''tebar pesona'' ke daerah dengan caranya masing-masing. Jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui kunjungan kerja, mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri, mulai hari ini (Minggu 18/11), melakukan hal yang sama, dibungkus dalam safari politik, dimulai dari Pulau Jawa. Disertai petinggi PDI-P seperti Taufik Kiemas, Tjahjo Kumolo, Theo Syafei, dan Agnita Singadekane, Ketua Umum DPP itu, hari pertama akan berangkat dengan bus dari kediamannya di Teuku Umar, pukul 08.00 WIB, menuju Karawang, Subang, dan Indramayu. Di Karawang dan Subang, Megawati akan bertemu dengan petani dan pedagang kecil. Sementara di Indramayu, akan mendengarkan keluhan nelayan di Pelabuhan Eretan. Kemudian berangkat ke Cirebon untuk bermalam. Hari kedua, Senin (19/11), dari Cirebon, Jawa Barat, Megawati akan menuju ke Jawa Tengah, tepatnya Tegal untuk bertemu nelayan dan petani tebu. Kemudian ke Batang bertemu kelompok tani, selanjutnya menginap di Semarang. Hari ketiga, Selasa (20/11), dari Semarang rombongan Mega menuju Blora bertemu petani penggarap hutan kemudian ke Rembang berziarah ke makam RA Kartini, dilanjutkan ke Lamongan bertemu kelompok nelayan. Kemudian rombongan ke Surabaya untuk menginap. Hari keempat, Rabu (21/11), Mega meninjau pembangunan jembatan Suramadu yang digagas saat dirinya masih menjadi presiden. Setelah itu, menuju Sidoarjo, Blitar, dan malamnya menginap di Hotel Sri Lestasi, Blitar. Hari kelima, Kamis (22/11), menuju Tulung Agung, Trenggalek, Magetan, dan Karanganyar. Selanjutnya ke Surakarta, untuk kembali ke Jakarta dengan pesawat sore hari. Kalau Megawati harus berkeliling daerah dan bertemu dengan masyarakat bawah untuk menampung aspirasi menghadapi Pemilu 2009, Presiden Yudhoyono cukup memperbaiki kinerja pemerintah agar rakyat kembali memilihnya. ''Strateginya perbagus kinerja pemerintah,'' kata Ketua Fraksi Partai Demokrat Syarifudin Hasan. Partai Demokrat mengaku tidak khawatir dengan safari politik yang dilakukan Megawati di sejumlah daerah di Jawa. ''Tidak khawatir. Itu suatu langkah yang baik bagi orang yang mau mencalonkan diri sebagai presiden.'' (di-48) |