logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 18 Nopember 2007 NASIONAL
Line

Menag Jamin Katering Lancar


SM/dok Maftuh Basyuni

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni optimistis persiapan pelaksanaan haji tahun ini lebih baik dan meyakinkan. Pemondokan dan katering haji yang krusial pada ibadah haji tahun lalu dijamin tidak akan terulang kembali tahun ini.

Optimisme itu disampaikan Maftuh, usai melepas kelompok terbang (kloter) pertama jamaah haji Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (17/11).

''Kami sekarang ini betul-betul mempersiapkan pemondokan dan katering sehingga apa yang terjadi pada tahun lalu tidak akan terjadi kembali,'' katanya kepada wartawan setelah pelepasan.

Sementara itu, di Boyolali Gubernur Jateng Ali Mufiz mengingatkan Garuda selaku pihak penerbangan agar tidak terjadi keterlambatan pada pemberangkatan jamaah haji tahun ini. Sebab keterlambatan satu kloter bakal memengaruhi penerbangan kloter berikutnya.

''Saya sudah berkoordinasi dengan pihak Garuda agar bisa memenuhi ketepatan jadwal penerbangan karena berpengaruh besar pada kenyamanan jamaah. Keterlambatan pasti menyebabkan penumpukan jamaah di asrama haji,'' jelas dia saat melepas keberangkatan 404 calon haji kloter 1 di Bandara Adisumarmo, kemarin.

Menag menuturkan, sistem pemondokan bagi para jamaah haji diperbaiki sehingga tidak akan ada lagi pemadatan peserta haji di sejumlah pemondokan. Untuk itu, ia juga berharap agar para calhaj dapat mematuhi aturan dan tidak berpindah-pindah pemondokan seenaknya.

Maftuh memaparkan, hanya sekitar 34.000 dari 210.000 jamaah yang mendapat tempat di dekat Masjidil Haram, sedangkan sisanya mendapat pemondokan lebih jauh. ''Kami menyediakan shuttle bus gratis untuk mengantar jamaah yang tempatnya jauh.''

97,47% Belum Haji

Mengenai katering, Menag mengemukakan, pada ibadah haji tahun 2007 pihaknya akan menjalankan sistem kerja sama sebaik mungkin dengan perusahaan penyedia jasa katering.

Pada keberangkatan kloter 1 asal Kota Semarang kemarin, terdapat satu open seat, yakni atas nama Solehatun karena yang bersangkutan hamil. Adapun dua calhaj yang sebelumnya dikabarkan sakit, diperbolehkan berangkat karena sudah dinyatakan sehat oleh tim kesehatan.

Jumlah calhaj yang berangkat melalui Embarkasi Adisumarmo tahun ini sebanyak 32.997 orang atau naik 14,79 persen dari 28.116 jamaah tahun sebelumnya. Mereka berasal dari Provinsi Jateng 29.257 calhaj, DI Yogyakarta 3.111 calhaj, Kalimantan Tengah 223 calhaj, serta 406 petugas TPHI, TPIHI, dan TKHI. Mereka terbagi dalam 82 kloter.

Menurut Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Adisumarmo Drs H Masyhudi MM, sebagian besar calhaj yakni 97,47 persen di antaranya belum pernah menjalankan haji.

''Pesawat yang digunakan tahun ini, jenis Airbus 330 sebanyak 3 pesawat dan satu Boeing 747,'' jelas Ketua Kakandepag Jateng ini.

Gubernur menegaskan, prosedur karantina di Asrama Haji Donohudan bagi calon haji paling lama 24 jam sebelum keberangkatan ke Tanah Suci sudah benar. Sebab keberadaannya dibutuhkan jamaah, mulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumen seperti paspor dan tanda pengenal hingga checking terakhir di bandara.(di,G13-48,62)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA