logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 18 Nopember 2007 SEMARANG
Line

Rufita-Ilham Juara Berbusana Batik

TUNTANG - Lomba berbusana batik yang digelar Dinas Perindustrian Jateng di PIKK Lopait Tuntang kemarin berlangsung meriah. Sebanyak 59 peserta dari kabupaten/kota di Jateng memeragakan aneka desain kostum batik untuk remaja. Namun sayangnya sebagian dari mereka, yang mayoritas pelajar SMP dan SMA tersebut salah dalam memilih kostum.

Dalam kegiatan ini Rufita yang mengenakan Batik Pekalongan berhasil menyabet Juara I dan Favorit. Di tempat kedua Dewi Wulansari mengenakan batik Semarang, dan Arini Mitayani (batik Brebes). Untuk kategori putera, Ilham mendapat Juara I dengan memakai Batik Batang, disusul Priyo Utomo (Batik Tegal), dan Haidar (Batik Solo).

Menurut Bayu Ramli dari Exis't Modelling, 50% peserta salah dalam memilih kostum batik seperti yang dikehendaki dewan juri.

''Yang kami inginkan adalah batik yang bisa dipakai anak-anak SMP dan SMA sehari-hari. Bisa dengan paduan jins dan sepatu kets,'' kata Bayu Ramli, salah satu dewan juri, Sabtu (17/ 11) sore. Selain dia, anggota juri yang lain adalah Ny Nita dari Bokor Kencono, dan perwakilan dari Disparta, Disperin, serta Ikatan Wanita Pengusaha (Iwapi) Jateng.

Pelatihan Membatik

''Peserta kalau dilihat cukup bagus, hanya karena salah kostum mereka tak menang. Kami sudah menyosialisasikan ke daerah tentang kriteria lomba,'' terang Bayu.

Dalam lomba tersebut banyak peserta menonjolkan kesan resmi seperti batik mengkilap dipadu kain dan sepatu pantofel. Para pemenang masuk dalam kategori yang benar sesuai dengan kriteria lomba dan termasuk batik casual.

Kepala Disperin Jateng Drs Abdul Sulhadi MSi mengatakan, kegiatan tersebut salah satunya untuk menarik pengunjung ke PIKK Lopait. ''Minggu (18/11) kami juga mengadakan pelatihan membatik bagi 150 anak SD di PIKK ini,'' terang Sulhadi.(H14-41)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA