logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 17 Nopember 2007 PANTURA
Line

Cegah Abrasi Makin Parah, Pemkot Bangun 20 Groin

TEGAL - Guna mencegah abrasi pantai semakin parah, Pemkot Tegal berencana membangun 20 groin dengan jumlah anggaran mencapai Rp 450 juta. Hal itu dikemukakan Kepala Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan (Kapedal), Agus Santoso, kemarin.

Menurut dia, groin dimaksudkan untuk memperkecil ombak dan menangkap pasir yang terbawa ombak sehingga abrasi dapat diminimalisasi. Hingga kini jumlah groin yang sudah selesai dibangun sebanyak 12 batang. Yaitu di kawasan pantai Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur dan pantai Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat.

Dia mengemukakan, dalam upaya penanganan abrasi pihaknya juga melakukan penanaman bakau dan cemara laut di sepanjang tepi pantai. Penanaman bakau dilakukan dengan menanam pohon baru dan menyulami tanaman yang rusak.

Cemara Laut

Sedang, pada Juli lalu, sebanyak 7.500 pohon cemara laut juga sudah ditanam di kawasan pantai. Namun, hingga kini penanaman bakau cemara laut masih terkendala iklim dan cuaca sehingga sering mengalami kegagalan.

"Penanganan kerusakan pantai belum dapat dilakukan secara tuntas karena dipengaruhi oleh bentuk pantai di Kota Tegal yang menyerupai teluk. Karena itu, harus dilakukan dengan dua cara, yaitu pembangunan fisik dan penanaman bakau," tandasnya.

Sementara itu, akibat terkena abrasi warung di tepi pantai milik Karso (50), warga Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat rusak dan tidak bisa digunakan lagi untuk berjualan. Menurut penuturan salah seorang warga Surono (45), agar kerusakan abrasi bisa dicegah dalam pembangunan groin dilakukan secara merata, khususnya di bagian pantai yang paling rawan seperti pantai Muarareja. Sebab, apabila hal itu tidak dilakukan dikhawatirkan rumah warga dan areal tambak hilang.(H17-17)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA