logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 17 Nopember 2007 OLAHRAGA
Line

Ani Kusni Rebut Emas

SAMARINDA- Para pepanah ronde tradisional Jateng berhasil mengantongi enam tiket dalam kualifikasi Pra-PON di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, kemarin. Tim putra dan putri masing-masing meraih tiga jatah.

Provinsi ini juga menambah pundi-pundi emas setelah Ani Kusni menjadi yang terbaik di nomor total perorangan putri. Satu emas lagi disumbangkan nomor beregu putri. ''Atlet ronde tradisional berhasil lolos semua ke PON. Namun, hasil di kejuaraan ini memang kurang memuaskan,'' kata pelatih tim Pra-PON Jateng Munawar yang dihubungi kemarin.

Atlet putri yang mendapat tiket PON adalah Ani, Ari Setyaningsih, dan Sri Yuniatin. Di bagian putra, terdiri atas Sugiyanto, Eko Triyanto, dan Teguh Bandiyono. Perak di nomor total perorangan puteri diraih rekan Ani, Yuniatin. Pada nomor 50 m, Ani hanya berhasil merebut perak, sedangkan Setyaningsih perunggu.

Untuk jarak 40 m, Yuniatin dan Sugiyanto masing-masing merebut perak. Di nomor 30 m, Ani dan Eko sama-sama meraih perak. Sugiyanto juga merebut perunggu dari nomor total perorangan putra. Pada beregu puteri, Jateng memimpin dengan skor 2.707. Hasil itu terpaut jauh dari runner-up, Lampung, yang mengantongi 2.551 pon. Perunggu diraih Yogyakarta dengan skor 2.353. Tiga tim teratas itu berhak tampil di PON 2008 bersama tuan rumah.

Di nomor beregu putra, Jateng hanya mendapat perak setelah kalah tipis dari Jabar. Tim Jabar memborong lima emas yang diperebutkan di ronde tradisional putra, yakni jarak 50 m, 40 m, 30 m, total perorangan, dan total beregu. Di kelompok putri, Jateng dan Lampung sama-sama mendapat dua emas, sedangkan Kaltim satu emas.

Dengan hasil itu, Jateng mengantongi 6 tiket ronde tradisional dan tiga FITA di PON 2008. Mulai hari ini, nomor-nomor ronde nasional mulai digelar. (F5-78)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA