| Sabtu, 17 Nopember 2007 | NASIONAL |
Persembunyian Perampok Dikepung
SEMARANG - Pengembangan penyidikan yang dilakukan tim gabungan dari Ditreskrim Polda Jateng, Satreskrim Polwiltabes Semarang, dan Satreskrim Semarang Timur dalam kasus perampokan di rumah pengusaha kaca, terus mengalami kemajuan. Jika sebelumnya penyidik telah mengantongi gambaran wajah pelakunya, kini tempat persembunyian tiga perampok sudah diketahui. Sejumlah personel Resmob Polda Jateng dan Polwiltabes Semarang sudah disebar untuk mengintainya. Bahkan mereka mengepung sebuah rumah yang lokasinya hingga kini masih dirahasiakan. Polisi tidak terburu-buru melakukan penangkapan, mengingat para perampok diduga memiliki senjata api. Hal itu sangat berbahaya sekali terhadap keselamatan jiwa polisi dan masyarakat sekitar saat dilakukan penggerebekan. "Bila saatnya tiba, pasti akan kami tangkap. Pokoknya kami sudah tahu siapa pelakunya. Tinggal tunggu waktu. Mereka kan waktu merampok diduga bawa pistol, jadi kami ya harus hati-hati," terang Kasat I Opsnal Ditreskrim Polda Jateng AKBP Nelson Pardamean Purba SIK. Pihaknya meminta perihal teknis penyidikan tidak terlalu banyak diungkap media massa. Sebab khawatir perampok akan lari. Diminta Menyerah Soal optimisme pelaku perampokan di rumah Jl DI Panjaitan 96 segera dapat ditangkap, juga dikemukakan Kapolda Jateng Irjen Drs H Dody Sumantyawan HS SH. Kapolda meminta perampoknya segera menyerahkan diri. Sebab jika tetap nekat melawan, akan diambil tindakan tegas. Apakah Unit Resmob yang ditugaskan khusus menangkapnya akan menembak mati para pelakunya jika melawan, Kapolda memberikan kalimat isyarat. "Personel saya sudah tahu caranya kalau mengadapi penjahat yang bersenjata pistol. Apalagi sampai nekat melawan. Jadi saya minta menyerah sajalah perampoknya. Wong kami sudah tahu kok tempat persembunyiannya. Jadi penangkapannya tinggal tunggu waktu yang tepat," tandas Kapolda didampingi Kabid Humas Kombes Drs Syahroni dan Kasat I Opsnal Ditreskrim AKBP Nelson Pardamean Purba SIK. (D12,H21,H40-62) |