| Sabtu, 17 Nopember 2007 | NASIONAL |
Datang Lebih Awal, Calhaj Tertahan di Bus
BOYOLALI- Sebanyak 1.194 jamaah calon haji dari tiga kloter mulai memasuki Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Kabupaten Boyolali, kemarin. Dimulai 395 calhaj kloter 1 asal Kota Semarang pada pukul 08.10, disusul kemudian 399 calhaj kloter 2 asal Kabupaten Semarang pada pukul 10.10 dan 400 calhaj kloter 3 asal Kabupaten Magelang pada pukul 12.30. Majunya dua kloter dari jadwal kedatangan yang ditentukan itu membuat repot petugas. Lantaran calhaj kloter pertama masih menjalani pemeriksaan dokumen maupun kesehatan di gedung penerimaan Jeddah, jamaah kloter dua harus tertahan di bus. Sesuai jadwal, kloter 2 semestinya tiba di asrama pada pukul 11.00. Sementara kloter 3 seharusnya pukul 14.00. "Dibutuhkan lebih dari dua jam untuk melakukan pemeriksaan dokumen maupun kesehatan untuk satu kloter jamaah. Makanya ketika jamaah kloter berikutnya datang lebih awal dari jadwal, mereka terpaksa tertahan di bus dulu sampai pemeriksaan kloter sebelumnya selesai," jelas Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Adisumarmo Surakarta, H Akhmad Su'aidi SPd. Sebagian jamaah kemudian dipersilakan ke masjid untuk melepas lelah, setelah menempuh perjalanan selama berjam-jam. Jamaah sebagian besar berusia di atas 50 tahun. Sementara itu, ketiga kloter itu akan diberangkatkan ke Tanah Suci hari ini. Kloter pertama akan dilepas Gubernur Ali Mufiz di Bandara Adisumarmo pukul 08.00. Sebelumnya, akan digelar upacara pelepasan di gedung Muzdalifah Asrama Haji, pukul 06.00. Pada kloter 1, dua calhaj ditunda keberangkatannya karena sakit. Keduanya adalah Manto Diyono Paimin bin Darman dimutasi ke kloter 10, sementara Siti Rodhiyah binti K Zaenuri dimutasi ke kloter 2. "Mereka akan diikutkan ke kloter berikutnya karena kondisinya tidak memungkinkan untuk diberangkatkan bersama rombongan kloter pertama," jelas H Drs Abdul Wahab, humas lainnya. Jalur Rawan Sementara itu, Kapolres Boyolali AKBP Waluyo Tri Widodo mengingatkan agar tujuh titik rawan jalur jalan diwaspadai selama pemberangkatan musim haji tahun ini. Tujuh titik rawan tersebut berada di jalur jalan menuju Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali dan jalur pemberangkatan dari asrama menuju Bandara Adisumarmo. "Jalur jalan yang rawan macet dan tindak kejahatan itu meliputi Gejikan, Banarejo, asrama haji, asrama Armina, sebelah timur asrama haji tepatnya pertigaan sate, SMP Nurul Islam, luar pintu bandara," jelas Kapolres melalui anggota satuan tugas Bidang Keamanan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Adisumarmo, Kompol Tutug DS. Ketua PPIH Drs Mashudi MM melalui Humas H Abdul Wahab semalam mengatakan calhaj yang berangkat melalui Adisumarmo 32.997 orang (Jateng 29.257, DIY 3.111, dan Kalimantan Tengah 223 orang). Yang tertua adalah Masngudi bin Mangin (106) dari Demak, yang tergabung dalam kloter 71. (G13,E1-60) | ||||