logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 17 Nopember 2007 MURIA
Line

Aparat Diminta Selidiki Yayasan Assakinah

REMBANG - Warga RT I/RW I Desa Pandangan Kulon berharap ada penyelidikan tuntas dari aparat berwenang atas adanya bantuan Gubernur Rp 70.000.000 ke Yayasan Assakinah. Sejumlah warga yang ditemui kemarin menyatakan siap untuk menjadi saksi bahwa Yayasan Assakinah adalah fiktif.

''Apa yang dikatakan oleh Abidilah (Ketua Yayasan Assakinah-red) adalah sebuah pembohongan publik dan penipuan atas nama anak yatim. Dalam pemahaman kami, hal itu sudah termasuk tindak pidana. Kami siap untuk bersaksi di muka hukum,'' kata Mun'im, salah satu warga.

Hal serupa juga disampaikan oleh Sudirman. Dia mengatakan, baru mendengar adanya Yayasan Assakinah setelah adanya penerimaan uang bantuan Gubernur sebesar Rp 70.000.000. ''Di wilayah Desa Pandangan Kulon tidak ada yang namanya Yayasan Assakinah yang mengasuh anak yatim piatu. Yang ada hanya tempat kursus yang bernama Sakinah yang memang dikelola oleh Abdillah. Itu pun, kalau kursus juga tidak gratis,'' tegasnya.

Sedih

Hj Solichah, sesepuh muslimat Desa Pandangan Kulon menambahkan, selama ini yang memberikan bantuan kepada anak yatim piatu hanya dari ibu-ibu jamaah Bustanul Banat dan jamaah Mushola Khusnul Khotimah Desa Pandangan Kulon. Bantuan kepada anak yatim itu, katanya, karena keterbatasan dana juga hanya bisa diberikan sekali setahun pada bulan Ramadan.

''Begitu mendengar ada Yayasan Assakinah menerima bantuan Rp 70.000.000, justru hati kami sedih. Di desa kami yang memberikan bantuan pada anak yatim dan fakir miskin itu justru jamaah ibu-ibu, bukannya Yayasan Assakinah yang fiktif itu,'' terang Ketua Jamaah Bordah Bustanul Banat ini. Eko, warga lain menduga, Yayasan Assakinah memanfaatkan kegiatan jamaah ibu-ibu untuk mengambil dana bantuan dari Gubernur.

''Agar kasus ini bisa menjadi lebih jelas, kami berharap ada sebuah penyelidikan tuntas terhadap kegiatan dan keabsahan Yayasan Assakinah oleh pihak berwenang. Karena sampai saat ini, tidak ada Yayasan Assakinah yang memberikan bantuan kepada fakir miskin dan anak yatim piatu,'' katanya.

Sebelumnya, Ketua Yayasan Assakinah, Abidilah Hasyim, menegaskan, pihaknya siap untuk mempertanggungjawabkan dana bantuan Gubernur yang telah diterimanya. Dia juga mengatakan, tidak masalah apabila yayasan belum punya akte, tapi sudah mengajukan dana bantuan ke Provinsi. (H19-76)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA