logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 17 Nopember 2007 INTERNASIONAL
Line

Bhutto Bebas, PM Caretaker Dilantik

LAHORE - Pakistan membebaskan pemimpin oposisi Benazir Bhutto dari tahanan rumah kemarin, beberapa jam sebelum Ketua Senat Mohammadmian Soomro dilantik sebagai perdana menteri caretaker.

Pemerintahan interim itu bertugas menyelenggarakan pemilihan umum yang dijadwalkan Januari mendatang. Namun, kubu oposisi meragukan netralitas Soomro dan 24 anggota kabinet caretaker yang dipimpinnya. Soomro merupakan sekutu setia Presiden Pervez Musharraf. Para petugas, kemarin, meninggalkan rumah tempat Bhutto ditahan sejak Selasa lalu. Aparat menahan Bhutto agar dia tidak dapat memimpin unjuk rasa anti-Musharraf.

Amerika Serikat berharap, Musharraf dan Bhutto bersedia berbagi kekuasaan setelah pemilu. Namun kedua orang itu justru berseteru, bahkan sebelum pemilu diselenggarakan. Musharraf berjanji akan mengadakan pemilu pada 9 Januari.

Tekanan Amerika

Pembebasan Bhutto itu dilakukan menjelang kunjungan Deputi Menteri Luar Negeri AS John Negroponte. Negroponte akan menekan Musharraf untuk mengakhiri status darurat yang diberlakukan sejak 3 November. Washington juga mendesak Pakistan untuk membebaskan ribuan oposan yang ditahan sejak kebijakan keadaan darurat tersebut.

Amerika menyambut baik pembebasan Bhutto, namun tetap menekan Musharraf agar mengakhiri status darurat.

Majelis Nasional telah mengakhiri masa tugasnya Kamis lalu. Kemudian Musharraf melantik Soomro untuk memimpin pemerintah interim. Namun oposisi menganggap langkah itu sebagai bagian dari rencana Musharraf untuk mempertahankan kekuasaan.

Mereka tidak yakin, pemilu Januari mendatang dapat berjalan adil, apalagi jika dilaksanakan dalam status darurat. Bhutto mengatakan, opsi memboikot pemilu tersebut akan dibahas dengan tokoh-tokoh oposisi lainnya pada 21 November. (rtr-ben-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA