logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 16 Nopember 2007 PANTURA
Line

Bantuan Tak Merata, Korban Lisus Protes

KAJEN - Korban bencana angin lisus di Desa Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan protes karena bantuan diberikan tak merata dan hanya bagi korban yang rumahnya roboh. Protes warga diadukan Kepala Desa Talun Zainudin Fanany bersama seorang warganya, Solkhan, kemarin ke DPRD.

Mereka ditemui Ketua DPRD, Asip Kholbihi. Namun, kemudian, Asip menyarankan agar keduanya mengkonfirmasikan hal tersebut pada Bagian Sosial Setda Kabupaten Pekalongan.

Zainudin mengatakan, puluhan warganya mempertanyakan tindak lanjut bantuan bencana angin lisus yang melanda wilayah mereka Minggu (11/11) siang dan mengakibatkan rumah mereka rusak. "Untuk itu kami ingin meminta konfirmasi dari pihak pemkab," ujar dia.

Menanggapi hal tersebut, Kabag Sosial Setda Kabupaten Pekalongan, Mohammad Zaky mengatakan, bantuan sosial diberikan pada korban yang rumahnya hancur akibat bencana tersebut.

Kebijakan Pemkab Pekalongan memberikan bantuan sebesar Rp 2,5 juta per KK dan diberikan pada 4 KK, yakni milik Biin, warga RT 2 RW 3, Warda'i (RT 6 RW 1), Abdul Aziz (RT 5 RW 1), dan Warid (RT 4 RW 1).

Sesuai Kerusakan

Pihak pemkab, kata dia, berencana memberikan bantuan pada sejumlah korban yang rumahnya rusak akibat peristiwa yang terjadi pada Minggu (11/11) siang itu. Pihaknya masih menunggu laporan dari desa dan bantuan akan disesuaikan tingkat kerusakan yang diakibatkan. "Kami berharap warga bersabar," tutur dia.

Zaky mengatakan, akan mengajukan usulan bantuan bagi para korban yang rumahnya rusak pada bupati, meski tak masuk dalam kriteria yang diatur dalam SK Gubernur Jateng Nomor 69 Tahun 2002 tentang Juklak Pemberian Bantuan Bencana Alam.

SK menyebutkan, bantuan sebesar maksimal Rp 1 juta diberikan pada pemilik, penghuni maupun pengelola rumah yang rusak berat atau tidak dapat dihuni.

Menurut Zaky, kebijakan pemkab, korban rumah roboh dibantu sebesar Rp 2,5 juta dan bagi korban lain yang mengalami kerugian akibat bencana alam tersebut juga akan diupayakan dibantu.

Data Kecamatan Talun mencatat 56 rumah dan 3 sekolah, 51 rumah di wilayah Kecamatan Sragi, dan 9 rumah di Kecamatan Kesesi rusak menyusul angin lisus yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Pekalongan, Minggu (11/11) siang.

Jumat (15/11) hari ini, Wakil Bupati H Wahyudi Pontjo Nugroho akan menyerahkan bantuan bagi korban angin lisus di Sragi.(H26-17)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA