| Jumat, 16 Nopember 2007 | PANTURA |
275 Siswa Paket B Tak Ikut Ujian Lagi
PEKALONGAN - Sebanyak 275 dari 812 siswa paket B di Kota Pekalongan yang tidak lulus pada ujian nasional pendidikan kesetaraan (UNPK) tahap pertama beberapa waktu lalu, tidak mengikuti ujian tahap kedua. Dari sejumlah itu, hanya 537 yang ikut ujian tahap kedua. Kabid Pendidikan Luar Sekolah, Dinas Pendidikan, Supriyadi SH MPd kemarin menjelaskan, pihaknya belum mengetahui secara pasti alasan mereka tidak mengikuti ujian tahap kedua itu. Namun, melihat data dari peserta, dia memperkirakan hal itu karena sebagian sudah bekerja, menikah, dan informasi ujian tidak sampai pada yang bersangkutan. Itu bisa terjadi, karena tidak setiap hari, siswa tersebut masuk sekolah. Wajar, jika akhirnya mereka tidak mengetahui informasi itu meski petugas sudah menyampaikan informasi tersebut kepada para siswa. Dia mengakui, awalnya mengaku lega, ketika pendaftar ujian itu sudah mencapai 775 anak. Itu artinya, yang tidak mendaftar hanya sedikit, yakni 37 anak. Namun, ternyata sampai saat ujian, banyak yang tidak ikut. Ada 275 anak dari wilayah Kecamatan Pekalongan Barat, Pekalongan Utara, Pekalongan Timur, dan Pekalongan Selatan tidak mengikuti ujian itu, sehingga mereka gagal mendapatkan ijazah. Adapun jumlah peserta sebanyak 537 anak itu, rinciannya dari Pekalongan Barat dengan 274 peserta disusul Pekalongan Utara 116 anak, Pekalongan Selatan (85) dan Pekalongan Timur (62). Mereka sudah mengikuti ujian sejak 13/11 - 15/11 di empat sekolah yaitu SMP Negeri 1, SD Panjangwetan 1, SMP 3 dan SMP Wachid Hasyim. Adapun materi yang diujikan adalah PPKn, Matematika, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA. ''Mudah-mudahan, mereka bisa lulus sehingga bisa menjadi gambaran akan keberhasilan pembelajaran pendidikan luar sekolah di Kota Pekalongan,'' harapnya.(A15-52) |