| Jumat, 16 Nopember 2007 | OLAHRAGA |
Trianingsih Jadi TumpuanJAKARTA- Trianingsih dan Dwi Ratnawati menjadi tumpuan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) untuk meraih medali emas SEA Games XXIV/2007 di Thailand, 6-15 Desember mendatang. Trianingsih akan turun di nomor lari 5.000 meter dan 10.000 meter. Sedangkan Dwi Ratnawati turun pada nomor lempar cakram. Indonesia pada SEA Games 2005 di Manila meraih emas nomor lari 5.000 meter putri melalui Oliva Sadi. Emas dari cabang atletik juga diperkirakan akan bisa dipersembahkan oleh Ni Putu Desy Margawati. Atlet nomor lompat galah ini meraih medali emas Asian Indoor Games di Makau beberapa waktu lalu. Irene Truitje Joseph juga diharapkan membukukan emas dari nomor lari 100 meter. Sprinter asal Maluku itu pernah meraih emas dari nomor favoritnya tersebut pada SEA Games Brunei Darussalam 1999. Indonesia berharap terjadi banyak kejutan di lintasan atletik. Satgas Pelatnas menargetkan cabang ini meraih lima emas. PB PASI juga mengharapkan muncul atlet-atlet ''kuda hitam'' yang mampu mempersembahkan medali di Thailand. ''Kurang etis kalau menyebutkan secara detail tentang siapa saja yang bisa meraih emas. Namun sudah ada beberapa nama yang kami perkirakan bisa meraih emas di Thailand,'' tutur Sumartoyo, manajer pelatnas atletik di Jakarta kemarin. Menurut Sumartoyo, medali yang menjadi target kontingen Merah Putih diharapkan datang pula dari nomor marathon putra. Atlet yang diandalkan adalah Jauhari Johan dan Yahuza. Feri Subnafeu yang merupakan peraih perak nomor ini saat SEA Games 2005, juga diharapkan bisa meningkatkan nilai medalinya. Optimistis Kasatgas Pelatnas SEA Games 2007, Achmad Soetjipto menyatakan, ada rasa optimistis kalau atletik akan mampu meraih banyak medali. Beberapa atlet terus mengalami kemajuan prestasi signifikan selama menjalani pelatnas. Soetjipto menyebutkan beberapa nama yang berpeluang meraih medali. Mereka adalah Ruwiyati (marathon putri), Rini Budiarti (1.500 meter), Rose Herlinda (lempar martil putri), Kristian Tobing (jalan cepat 20 km) dan Darwati (jalan cepat 20 km). Target lima emas di Thailand kali ini bisa dikatakan sebagai target ambisius. Selama ini sering terjadi antiklimaks prestasi atlet atletik bila sudah bertanding. Fakta ini terjadi saat SEA Games 2005 Manila. Indonesia hanya meraih sekeping emas melalui Oliva Sadi dari nomor lari 5.000 meter putri. Sisanya tujuh perak, yang dikumpulkan dari dua nomor putra yakni lari 200 meter dan 1.500 meter, serta lima nomor putri yaitu lari 100 meter, 1.500 meter, 5.000 meter, marathon dan jalan cepat 20 km. (D3-40) |