| Jumat, 16 Nopember 2007 | NASIONAL |
SOSOKSyarat Agama
PERBINCANGAN tentang agama sepertinya semakin menarik. Mantan rektor UKSW Salatiga Prof Dr John Titaley pun menggagas berdirinya sebuah Pusat Studi Agama-agama Asli Indonesia di kampusnya. ''Pusat studi ini akan mengkaji eksistensi agama-agama asli di Indonesia, sebelum agama dunia muncul dan masuk ke wilayah ini,'' ujar guru besar UKSW itu setelah pengukuhan gelar doktor kepada Flip Pieter B Litaay di kampusnya belum lama ini. Salah satu kajian yang menarik adalah aliran kebatinan atau kejawen yang selama ini dianut banyak orang Jawa. Aliran itu, menurutnya, memenuhi syarat agama, yakni percaya sesuatu yang mutlak, ada kode etik penganut terhadap kepercayaan yang diyakininya, ada ritual upacara, dan ada penganut serta komunitasnya. ''Betul kan bila aliran kejawen memenuhi syarat-syarat sebuah agama. Apakah agama-agama yang ditentukan pemerintah sekarang ini memenuhi konsep tersebut?'' kata pria yang pernah menghebohkan karena menjadi target teroris tersebut. Selain kejawen, masih banyak lagi agama-agama asli Indonesia yang menarik untuk dikaji. Bahkan, ada beberapa agama asli itu dipaksakan masuk ke dalam aliran agama yang telah ditentukan pemerintah. John yang kerap dipanggil untuk berbicara di Senat Amerika tersebut menerangkan, bila negara mengabaikan eksistensi agama asli, maka berarti telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). ''Menarik kan?'' ujarnya sambil tersenyum.(Surya Yuli P-60) | ||||