| Jumat, 16 Nopember 2007 | NASIONAL |
Mega Jaring Aspirasi
JAKARTA- Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri mempersiapkan diri menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009. Tidak mau kalah dengan calon lain, termasuk calon incumbent Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), berbagai cara dilakukan untuk menggalang dukungan publik. Salah satunya, adalah turba (turun ke bawah) untuk menjaring aspirasi rakyat. Selama lima hari, mulai 18-22 November mendatang, presiden ke-5 RI itu akan mengadakan perjalanan ke sejumlah daerah di Pulau Jawa. ''Nama kegiatannya Silaturahmi Mega Mendengar Suara Rakyat,'' ujar Ketua DPP PDI-Perjuangan Tjahjo Kumolo di Jakarta, Kamis (15/11). Menurut dia, acara itu tidak formal. Artinya, Megawati memang tidak punya agenda khusus untuk bertemu dengan tokoh-tokoh tertentu atau kepala daerah. Bahkan, kepala daerah yang kebetulan dari kader PDI-P sekali pun. ''Kali ini, Bu Mega hanya akan bersilaturahmi kepada masyarakat kecil, mulai petani, buruh, nelayan, sampai pedagang pasar untuk mendengarkan aspirasi mereka. Tak ada skenario apa-apa. Semuanya serba spontan,'' ujar Tjahjo. Ketua Fraksi PDI-P itu menjelaskan, agenda silaturahmi itu sama sekali tidak menggunakan simbol-simbol PDI-P. Sebab, penggunaan simbol partai hanya akan membatasi upaya Megawati untuk menangkap aspirasi masyarakat secara luas. ''Ibu Mega tak hanya milik PDI-P, tapi juga milik seluruh rakyat.'' Turba di wilayah Pulau Jawa ini, menurut Tjahjo, hanya pendahuluan. Nantinya dilanjutkan ke luar Jawa. Megawati berencana menempuh jalan darat dengan bus. Perjalanan dimulai dari Jakarta ke Indramayu, Kerawang, Cirebon, Brebes, Tegal, Batang, dan Semarang. Selanjutnya, setelah mampir ke Blora, Rembang, Tuban, dan Lamongan, Mega akan menginap di Surabaya. Keesokan harinya, akan melanjutkan ke Sidoarjo, Malang, dan Blitar. Dalam perjalanan pulang, Megawati akan singgah di Tulungagung, Trenggalek, Magetan, Karanganyar, dan Solo. ''Dari Solo, Bu Mega langsung kembali ke Jakarta,'' ujar Tjahjo. (di-49) |