logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 14 Nopember 2007 NASIONAL
Line

Ratusan Karyawan PT Apparel Keracunan

  • Makan Nasi Bungkus saat Demo

PERAWATAN INTENSIF:Sejumlah karyawan PT Apparel yang keracunan mendapat perawatan intensif di RS Bhayangkara, Semarang, Selasa (13/11) petang. Diduga nasi bungkus yang dikonsumsi sewaktu melakukan aksi demo di Balai Kota Semarang menjadi penyebab keracunan ratusan buruh pabrik tekstil tersebut.(30)

SEMARANG- Ratusan karyawan PT SAI Apparel Semarang keracunan, setelah para pekerja pabrik tekstil di Jl Brigjen Sudiarto KM 11 itu makan nasi bungkus, kemudian mengalami mual, muntah, pusing dan diare.

Dari hasil pendataan kepolisian hingga Selasa (12/11) petang, diketahui sebanyak 114 orang menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit, yaitu RS Bhayangkara Semarang, RSUD Kota Semarang, dan RSU Pelita Anugerah Mranggen.

Penyebab keracunan diduga berasal dari makanan yang mereka konsumsi ketika mengikuti aksi demo buruh di gedung Balai Kota Semarang, Senin (12/11) siang.

Salah seorang karyawan, Sapinah (30) mengatakan, gejala keracunan itu mulai terasa sejak Senin (11/11) petang.

''Kemarin sore (Senin- red), teman-teman banyak yang mengeluhkan mual, muntah, pusing dan diare. Gejala tersebut dirasakan oleh hampir seluruh karyawan yang mengikuti demo. Itu mencapai puncaknya tadi (Selasa - red), sekitar pukul 15.00,'' kata warga RT 4 RW 10, Brambang, Karangawen, Demak itu.

Selanjutnya, pihak perusahaan membawa mereka dengan menggunakan sejumlah mobil ke RS Bhayangkara Semarang.

Telur Dadar

Sekitar 3.000 karyawan yang kebanyakan wanita itu mengikuti demo untuk menolak UMK di gedung Balai Kota Semarang. Di sela-sela aksi itu mereka mengonsumsi nasi bungkus yang di dalamnya berisi telur dadar, sambal dan ketimun serta segelas air mineral.

Diduga, telur tersebut menjadi penyebab keracunan. Sebab, sejumlah karyawan yang mengaku tidak mengonsumsi telur itu kondisinya normal atau sehat.

''Mungkin gara-gara memakan telur itu saya jadi seperti ini. Sebab, teman-teman yang hanya memakan nasi tanpa telur, kondisinya tidak apa-apa,'' kata Sapinah.

Petugas jaga RS Bhayangkara, dokter Witry Sutati membenarkan, para karyawan PT SAI Apparel tersebut keracunan. ''Gejala yang ada menunjukkan kalau mereka keracunan, namun penyebabnya kami belum bisa memastikan,'' kata dia.(H40,H36-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA