SUARA MERDEKA
 
INDEKS MURIA Sabtu, 03 Nopember 2007

KUDUS - Para petani di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kamis (1/11) memasang pagar pengaman agar tikus tidak dapat masuk ke pematang sawah mereka. Dua di antara mereka adalah Sanusi (60) dan Sugiono (50), keduanya warga Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan.

KUDUS - Empat kecamatan di Kudus, yakni Kaliwungu, Undaan, Jati, dan Mejobo, rawan bencana banjir. Sedang di Pati, tujuh kecamatan di sekitar alur Sungai Juwana, mulai Kecamatan Margorejo, Pati, Gabus, Kayen, Sukolilo, Jakenan, hingga Juwana, juga terancam bencana banjir.

BLORA- Jajaran Perhutani KPH Randublatung kemarin geger, menyusul ada informasi senjata seorang petugas yakni milik Asper (mantri) Temuireng raib. Belum diketahui pasti kronologi raibnya senjata jenis revolver Colt 38 itu. Seorang karyawan KPH Randublatung tak mengelak kasus raibnya senjata milik mantri Temuireng itu.

JEPARA- Penelitian di bidang ekologi dan sosial yang dilakukan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Lembaga Penelitian (Lemlit) Undip Semarang tentang kemungkinan dampak jika dibangun PLTN Muria di Jepara, dinilai sebagai bukti bahwa rencanan pembangunan PLTN masih sangat kuat. Penelitian itu juga dinilai sebagai langkah baru dalam perencanaan.

PATI - Sebuah sumur minyak tua ditemukan di areal tegalan kawasan hutan jati Dukuh Bulu, Desa Lumbungmas, Kecamatan Pucakwangi, Pati. Di sekitar lokasi tersebut diperkirakan masih terdapat tujuh sumur lainnya, yang diduga peninggalan Belanda. Oleh warga, minyak mentah dijual Rp 1.000/liter. Kapolres Pati AKBP Drs Darto Juhartono melalui Kasat Intelkam AKP J Pulung mengatakan, setelah penemuan itu pihaknya langsung mengamankan lokasi tersebut dengan memasang garis batas polisi mengelilingi sumur tua.

REMBANG - Empat orang remaja asal Rembang berhasil lolos tes seleksi untuk mengikuti program magang kerja di Jepang. Kasi Pelatihan dan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja, Sosial, dan Transmigrasi (Disnakersostrans) Wiratmoko, kemarin, mengatakan, mereka yang lolos seleksi adalah Suyanto (warga RT 2/IV Desa Dresi Kulon, Kecamatan Kaliori), Khoirum Makin (warga RT 4/II Desa Dadapan, Kecamatan Sedan), Sugiyanto (warga RT 5/II Desa Binanggun, Kecamatan Lasem), dan Kamarun (warga RT4/VII Desa Gedangan, Kecamatan Kota).

BLORA- Proyek percontohan cluster gas di Blora yang dilakukan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) akan dilaksanakan setelah selesainya studi kelayakan, akhir tahun ini. Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda), Sutikno Slamet, mengemukakan, pihaknya mendapatkan informasi kalau penyusunan studi kelayakan sudah dilakukan. "Yang melaksanakan studi adalah BPH Migas. Namun sampai sekarang kami belum mendapat laporan hasil studi," ujarnya, kemarin.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA