SUARA MERDEKA
 
INDEKS BUDAYA Sabtu, 03 Nopember 2007

TEATER Fajar Universitas Muhammadiyah Magelang memainkan Kereta Kencana, saduran WS Rendra dari Les Chaises Eugene Ionesco, di Padepokan Seni Murni Asih (Pasma) Kudus, Rabu (31/10) malam. Mereka bermain di ruang cukup sempit, tetapi tak terhalangi untuk membawakan kisah secara maksimal.

LAMA tak terdengar berkiprah, bukan berarti Timur Sinar Suprabana kehilangan daya pesona. Penyair itu masihlah pembaca puisi dengan aksentuasi khas yang mampu jadi magnet untuk menyedot perhatian pendengar. Tak percaya? Lihatlah, ketika dia mempresentasikan puisi "Rick dari Corona", pada peluncuran Sanggar Sastra di SMA PGRI 1 Kendal, Kamis (1/11).

APA pesan yang bisa diambil dari film hantu Indonesia? Nyaris tak ada. Formulasi film hantu kebanyakan cenderung menghadirkan kekagetan, jeritan, dan muncratan darah. Selebihnya, omong kosong belaka. Kreator acap kali menafikan pesan.

LUKMAN SARDI, sebagai aktor yang baik, punya cara sederhana untuk mendalami peran. Cara itu tak lain tak bukan adalah observasi. ''Dengan observasi dan pendalaman peran, saya bisa menangkap soul (jiwa-Red) tokoh yang bakal saya lakoni,'' katanya.

SEMARANG- Kompas dan Galeri Semarang menyelenggarakan pameran kartun ''40 Tahun Oom Pasikom: Peristiwa dalam Kartun Tahun 1967-2007''. Paweran editorial cartooning pilihan GM Sudharta di Kompas selama 40 tahun itu diadakan di Galeri Semarang, Jalan Dr Cipto 10, pada 4-14 November. Pameran untuk umum itu dibuka hari ini pukul 19.00.(H6-53)

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA