logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 03 Nopember 2007 NASIONAL
Line

Luruskan Kekeliruan Pandangan

Islam Australia Temui Elite PPP

JAKARTA- Sebuah delegasi perwakilan komunitas muslim Australia Jumat kemarin menemui Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali guna meluruskan kekeliruan pandangan diantara umat Islam di kedua negara.

''Kami diberitahu mass media (Australia) bahwa Indonesia adalah sarang teroris dan karenanya kami ingin melihat langsung bagaimana fakta yang sesungguhnya,'' kata Dr Ameer Ali, pemimpin delegasi tersebut dalam dialog dengan elit PPP tersebut.

Menurutnya, dari hasil kunjungan yang dilakukan selama di Indonesia, yang ditemukan justru sebuah kondisi bahwa Indonesia merupakan contoh terbaik dalam mengelola keberagaman dan hidup bertoleransi. Toleransi itu merupakan hal yang sangat dikuasai masyarakat Indonesia.

Karenanya, hasil kunjungan itu nantinya akan disosialisasikan secara luas kepada komunitas Islam Australia. Dikatakan, di Australia juga terdapat sejumlah kelompok Islam yang radikal. Namun yang terpenting dilakukan adalah bagaimana umat Islam di kedua negara itu saling menjembatani khilafiah yang ada.

Dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman Suryadharma, kompleks pejabat tinggi negara Widya Chandra Jakarta, tersebut, Ketua Umum PPP didampingi Wasekjen PPP Roma Hurmuzi, Rustam Falani, Taufiqul Hadi dan Arwani.

Sedangkan Dr. Ameer Ali (dari Universitas Murdoch Perth) disertai Sheik Shafiq Khan (Ketua Pusat Kebudayaan Islam Australia di Sydney), Amin Hadi (Imam Masjid Zetland Sydney), Imam Sabri Samson (Ketua Islamic Council of Tasmania dan Imam Masjid Hobart) dan Faiza El-Higzi (wakil juru bicara Queensland`s Muslim Community Reference Group).

Ameer menjelaskan, praktik keagamaan di Australia yang sangat baik. Kendatipun Islam adalah minoritas tapi tidak ada hambatan bagi umatnya untuk beribadah sesuai keyakinan. (nas-49)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA