logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 03 Nopember 2007 NASIONAL
Line

Seputar Vonis Bebas Warsit (2-Habis)

Masih Tidak Nyaman Berkegiatan

SAMA seperti yang dirasakan Ketua DPRD Blora, HM Warsit Spd, tiga Wakil Ketua DPRD H Haryono SD, H Rofii Hasan, dan H Abdul Ghoni mengaku lega dengan vonis bebas yang dijatuhkan majelis hakim PN Blora atas perkara dugaan korupsi dana purnabakti anggota DPRD 1999-2004 yang juga didakwakan jaksa kepada mereka.

Baik Haryono maupun Ghoni, meski sudah divonis bebas, sampai saat ini merasa masih tidak nyaman berkegiatan. Itu sudah dirasakan mereka selama dua tahun ini, sejak mereka dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus itu. ''Kalau lega tetap lega. Kalau bersyukur tetap bersyukur, tetapi rasanya sampai saat ini tetap masih tidak nyaman berkegiatan,'' kata Ghoni, kemarin.

Hal senada juga dikemukakan Haryono SD. Perasaan tidak nyaman itu dirasakan hampir dua tahun sejak bersama ketiga rekannya (Warsit, Rofii, dan Ghoni) dinyatakan sebagai tersangka. Sementara saat perkara dilimpahkan ke Pengadilan hingga delapan bulan berikutnya setelah sidang usai, Haryono mengaku sangat tidak nyaman.

Setiap minggu harus datang ke pengadilan untuk mengikuti sidang, ternyata benar-benar menyita waktu dan perasaan. Sementara kegiatan politik tetap saja harus dilakoninya, meski dia sudah tidak menjadi anggota dewan lagi. ''Apapun status sebagai tersangaka tetap tidak mengenakan dan saya merasa tidak nyaman untuk berkegiatan.''

Berpuasa

Tentang upaya yang dilakukan selama berstatus tersangka dugaan korupsi, Haryono mengaku banyak hal bisa dilakukan, namun yang paling utama adalah semakin mendekatkan diri kepada Tuhan. Bentuknya, rutin melaksanakan shalat malam, rajin puasa Senin-Kamis, dan puasa-puasa sunah lainnya.

Dia menuturkan, masalah puasa sebagai upaya prihatin dan mendekatkan diri serta minta pertolongan kepada Tuhan, dilakukan tidak seorang diri melainkan dengan keluarga. Bahkan, saat pembacaan vonis oleh majelis hakim, dirinya juga menjalankan puasa. Abdul Ghoni, politikus dari partai berlambang kabah juga mengaku, capek. ''Capai, Mas, ini saya masih tidur-tiduran,'' ungkapnya.

Meski saat ini sudah lega menyusul vonis bebas atas perkara dugaan korupsi yang didakwakan kepada dirinya, namun sama seperti yang dirasakan Haryono, dia mengaku tetap saja merasa tidak nyaman untuk berkegiatan. ''Rasa-saranya tetap masih tidak nyaman untuk berkegiatan,'' jelasnya.

Kapolres Blora AKBP Drs Lotharia Latif MHum menyikapi vonis bebas oleh hakim PN Blora atas kasus dana purnabakti tersebut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang pro dan kontra untuk menahan diri. Juga tidak melakukan hal-hal yang memancing situsi tidak kondusif.

Dia berharap, semuanya agar menyerahkan kepada proses hukum, karena sebenarnya proses hukumnya masing panjang. ''Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang tetap arif dan tidak emosional menyikapi keputusan hakim,'' kata Kapolres. (Urip Daryanto-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA