Komite Bangkit Indonesia (KBI) dideklarasikan di Jakarta oleh sejumlah
tokoh nasional. Ada Wiranto, Amien Rais, Akbar Tanjung, Taufik Kiemas,
Try Sutrisno, Syafii Maarif, Khofifah Indar Parawansa dan lain-lain. Komite
itu digagas oleh mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli. Melihat tokoh-tokoh
yang tampil kita pun bertanya-tanya apakah itu lebih merupakan gerakan
moral atau politik. Tentu berbeda, sebab yang namanya moral force
tidak punya tujuan atau target politik praktis.
|
 |
"Pelatnas jangka panjang," begitulah Nurdin Halid menyebut
periode ketika harus mendekam di lembaga pemasyarakatan (LP), tidak lama
setelah dia memangku jabatan sebagai ketua umum PSSI. Ternyata catatan
negatif tersebut tidak menjadikan dirinya kehilangan "pesona"
dalam blantika pengelolaan persepakbolaan nasional. Malah kekuatannya seakan-akan
bertambah, laksana atlet yang telah digembleng khusus dalam latihan spartan
berjangka waktu panjang.
|
 |
Dalam kenyataan, ideologi asing kapitalisme dengan jargon demokrasi
dan HAM yang transnasional itulah yang kini telah membawa Pancasila menjadi
semakin sekuler, dan semakin menjauh dari agama.
|
 |
"SAYA orang miskin. Tak punya pekerjaan. Mau makan apa ?
Jadi saya terpaksa mencuri. Kan paling gampang curi penjepit, mur dan baut
rel." Ujar Rd alias Rbt salah seorang tersangka pencurian penambat
rel di Ngangkruk, KM 6, Balapan, Solo.
|
 |
DUA hari ini mendung menyelimuti kampus Universitas Diponegoro,
dengan berpulangnya dua guru besar teladan menghadap Tuhan YME. Prof Dr
Untung Praptohardjo dan Prof Ir Agustinus Sidharta adalah dua tokoh yang
tak bisa diingkari jasa-jasa mereka dalam merintis dan mengembangkan Undip.
|
 |
Pada 9 Oktober 2007 keluarga saya pesan tiket bus Joglosemar jurusan
Semarang-Solo. Saat saya minta informasi tentang cara pemesanan tiket ke
70105010 bukan layanan ramah yang saya terima tetapi petugasnya menjawab
dengan nada ketus: "Pokoknya datang langsung ke ITC Pemuda, pemesanan
tiket tidak dilayani via telepon''.
|