| Jumat, 02 Nopember 2007 | NASIONAL |
Asrama Haji Donohudan Belum Layak
SEMARANG- Asrama haji di Donohudan Solo masih menyisakan pekerjaan yang harus segera diselesaikan guna menyambut calon haji (calhaj). Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) Komisi A DPRD Jateng di beberapa tempat, asrama itu masih dinilai kurang maksimal. Anggota Komisi A HM Syahir, menyatakan Kantor Pengelolaan Barang Daerah (KPBD) harus segera menambah fasilitas di tempat-tempat yang masih diperlukan oleh masyarakat. Seperti fasilitas kipas angin, ruang MCK, sampai tempat wudhu. ''Kamar dengan daya tampung 365 jamaah kipas anginnya hanya dua unit. Juga ruang makan yang begitu luas hanya ada 1 kipas angin. Pengalaman tahun lalu, banyak jamaah yang mengeluhkan kepanasan saat tidur di ruangan,'' kata dia, Kamis (1/11). Selain itu, soal kekurangan ruangan MCK, para jamaah terpaksa harus antre berjam-jam guna buang hajat. ''Kami juga melihat beberapa bak air masih ada yang bocor, sehingga perlu dibenahi,'' ujarnya. Seperti diberitakan, total calhaj tahun ini yang akan transit melalui Donohudan sebanyak 33.124 orang. Terdiri 29.395 orang asal Jateng, 3.111 calhaj dari DIY, 218 orang dari Kalimantan Tengah, ditambah 82 petugas TPHI, 82 orang TPIHI, dan 246 TKHI. Syahir meminta seminggu ini beberapa yang masih kurang itu bisa dilengkapi. ''Karena jamaah haji tersebut tamu Allah dan sudah bayar mahal. Pemprov harus memberi pelayanan termasuk menyediakan fasilitas sebaik-baiknya,'' tandasnya. Ditindaklanjuti Menurut Asisten Kesra Pemprov Jateng Slamet Budi Prayitno semua permasalahan yang ada di Asrama Haji Donohudan telah ditindaklanjuti. Namun semuanya tidak bisa dilakukan secara serentak. ''Beberapa yang penting, penyelesaiannya telah kami ajukan pada anggaran 2008,'' kata dia. Untuk prasarana yang langsung bisa diselesaikan yakni pemasangan AC di gedung Madinah dan Jeddah, penambahan kamar mandi dan toilet. Sejumlah prasarana penyelesaiannya dengan anggaran 2008 yakni penataan paving halaman dan penambahan daya listrik di gedung Jeddah. Juga pemasangan doorloop antara gedung Jeddah dan Madinah agar tidak kehujanan. (H37,H7-60) |