SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Kamis, 01 Nopember 2007

Abussalam alias Ahmad Moshaddeq, pimpinan ajaran sesat Al-Qiyadah Al-Islamiyah akhirnya menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya. Ia yang mengaku sebagai nabi ( rasul ) itu datang bersama enam pengikutnya. Sementara itu berdasarkan informasi, di Indonesia tercatat sekitar 41 ribu orang yang mengikuti ajaran itu. Berarti memang sudah cukup lama dan boleh dikatakan aparat agak terlambat mendeteksi ataupun menindak sehingga masyarakat sampai beraksi dan main hakim sendiri. Di satu sisi kita perlu tegas dalam menangani gerakan sesat semacam itu namun di sisi lain tetap perlu berhati-hati agar tidak terkesan membabi buta.

Kemenangan Cristina Fernandez de Krichner dalam pemilihan presiden Argentina menghangatkan lagi gairah pembicaraan mengenai perempuan yang menjadi pemimpin. Cristina Fernandez menambah lagi daftar para perempuan pemimpin. Meski tampilnya perempuan dalam panggung kekuasaan dan kepemimpinan bukan hal yang baru lagi, tetap saja peristiwa ini menarik untuk dicermati dan diperbincangkan, sebab mayoritas pemimpin negara di dunia masih dipegang oleh laki-laki. Maka tampilnya Cristina Fernandez menggairahkan lagi pembicaraan dan impian mengenai era kepemimpinan perempuan.

BANK Dunia beberapa hari lalu mengeluarkan laporan pembangunan dunia dan secara khusus merekomendasikan kepada pemerintah Indonesia untuk mengatasi kemiskinan yang masih merupakan masalah mendasar dengan memfokuskan investasi pertanian di pedesaan. Laporan Bank Dunia ini selaras dengan strategi Program Pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu di bawah pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikenal dengan strategi tiga jalur,

SETELAH melalui proses panjang dan berliku-liku serta memunculkan kontroversi, akhirnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 23 Oktober 2007 hanya melantik enam orang angggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2007-2012, minus Syamsulbahri yang urung dilantik karena berkait dengan dugaaan perkara korupsi. Salah satu tugas berat anggota KPU adalah membangun dan meningkatkan citra KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilihan umum (pemilu) yang akuntabel dan kredibel.

HADIRNYA kembali para pendekar politik tua -Megawati Soekarnoputri, KH Abdurrahman Wahid, Sutiyoso, Yusuf Kalla, dan mungkin juga nanti Wiranto- untuk memastikan dirinya menjadi calon presiden (capres) pada 2009, kini menuai gugatan dari kalangan muda.Dengan memanfaatkan momentum Sumpah Pemuda, mereka merunut sejarah perjalanan bangsa

Di tengah luka asa kami ditikam ketidakpastian Di tengah sakit fitrah kami dibenturi angkuhnya dinding SARA Di tengah lunglai nurani kami ditelikung keangkaraan Di tengah pedih kami dirajam bencana Hingga hanya lirih lidah berucap Namun hasrat kami berteriak keras Ya Tuhan... palingkan lagi wajah-Mu ke negeri kami Ya Allah ... dengarkan lagi doa-doa kami

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA