SUARA MERDEKA
 
INDEKS BUDAYA Kamis, 01 Nopember 2007

PERANG seni antara Indonesia dan Malaysia boleh jadi akan terus berlanjut. Namun, hal itu mungkin tidak berlaku di industri perfilman. Terbukti, mulai 1 November ini film Mendadak Dangdut yang dibintangi artis Titi Kamal dan Kinaryosih akan "menggoyang" bioskop-bioskop papan atas di Malaysia.

FRANKI RADEN, etnomusikolog sekaligus komposer, menuturkan peluang musikus jazz Indonesia tampil di pentas internasional sulit terwujud. Sebab, iklim musik jazz di Indonesia belum muncul. "Seharusnya ada beberapa hal yang mendorong keterciptaan iklim tersebut," ujar Franki dalam workshop media "All About Jazz" di Jakarta, Senin (30/10).

PELUNCURAN kumpulan cerpen Samin karya Kusprihyanto Namma jadi peristiwa budaya menarik. Hadir pada acara, Selasa (30/10) malam, di Kudus itu sesepuh Sedulur Sikep, Mbah Wargono bersama keluarganya.Ya, mereka hadir untuk menyaksikan peluncuran buku yang berlangsung serentak di beberapa kota lain itu.

TAK ada janur kuning atau kembar mayang yang menjadi ciri orang punya hajat. Namun suasana dan suguhan lagu dangdut atau campursari dari dua biduan plus hilir mudik tamu di rumah Jalan A Yani 36 Ungaran itu menyulut tanya, ada hajatan apa gerangan?

USTAD Jefri Al Buchori, yang akrab disapa Uje, punya metode berdakwah baru. Jika bertausyiah di kepungan ratusan, bahkan ribuan, penggemar di masjid, tanah lapang, dan televisi itu biasa. Namun, bagaimana jika dia berdakwah di tengah raungan motor gede (moge) Harley Davidson?

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA