| Kamis, 01 Nopember 2007 | NASIONAL |
Beberapa Kebijakan Strategis Ditunda
SEMARANG - Gubernur Jateng Ali Mufiz pasrah dengan adanya penyesuaian anggaran tahun 2008 khususnya untuk Dana Alokasi Umum (DAU) yang turun Rp 207,386 miliar. Dengan demikian kebijakan strategis yang dimasukkan dalam RAPBD terpaksa turut pula dilakukan penyesuaian. ''Mau tidak mau RAPBD 2008 yang sudah begitu jauh dibahas terpaksa ditinjau ulang. Di saat adanya tuntutan pelayanan dan pembangunan memerlukan biaya besar, tetapi karena dipotong, terpaksa kami juga harus mengikutinya,'' kata dia, Rabu (31/10). Seperti diberitakan (SM, 30/10), dalam Nota Keuangan RAPBD Jateng 2008, Pemprov memprediksikan bisa mendapat DAU Rp 1,26 triliun. Namun, di saat DPRD Jateng membahas RAPBD 2008 muncul pemberitahuan dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Perimbangan Keuangan bahwa DAU Jateng hanya Rp 1,053 triliun. Anggaran Pendidikan Kepada wartawan, Gubernur mengungkapkan, dengan penyesuaian anggaran, beberapa kegiatan yang akan didanai oleh APBD murni 2008 terpaksa ditunda untuk dialihkan dalam anggaran perubahan. ''Kemungkinan dialihkan untuk periode Agustus-September saat anggaran perubahan,'' jelasnya. Meski tidak bisa menyebutkan beberapa program yang ditunda, Gubernur mencontohkan salah satunya rasionalisasi anggaran bidang pendidikan. Namun kebijakan itu tidak akan mengubah anggaran untuk pendidikan sebesar 20%. Dengan adanya pengurangan itu, Gubernur menganggap hal tersebut sebagai sebuah tantangan. ''Justru di saat inilah pengaturan keuangan kita diuji. Maka perlu efisiensi,'' lanjutnya. (H37,H7-62) |