logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 04 Oktober 2007 NASIONAL
Line

Wenger Ingin Ulang Sejarah Tak Terkalahkan


SM/Reuters DUEL UDARA: Pemain Manchester United (MU) Louis Saha duel udara dengan pemain AS Roma Daniele De Rossi dalam babak penyisihan Grup F Liga Champions di Stadion Old Trafford, kemarin. MU menang 1-0. (57)

BUKARES- Arsene Wenger, pelatih Arsenal, menantang para pemainnya yang tengah naik daun dan dalam performa hebat untuk mengulangi sejarah "tidak terkalahkan" klub itu. Wenger tahu apa yang dibutuhkan untuk mencapai kesempurnaan dalam sepak bola, setelah pernah membangun Arsenal yang menorehkan 49 kemenangan beruntun dalam pertandingan Liga Premier Inggris.

Pelatih asal Prancis itu yakin kemenangan 1-0 atas Steaua Bukares yang diperoleh dengan susah-payah di Liga Champions, Rabu (3/10), adalah bukti bahwa The Gunners versi terkini siap mengulang jejak senior mereka pada musim 2003/04.

Saat ini, Arsenal sudah dalam posisi tak terkalahkan dari 12 pertandingan di semua level kompetisi. Gol menit-menit akhir Robin van Persie ke gawang Steaua Bukares, memberi mereka kemenangan beruntun yang kesembilan.

Wenger sangat yakin para pemainnya bisa menang semudah mereka menampilkan permainan indah yang membuat Arsenal menjadi tim paling atraktif di Eropa. Kini Wenger yakin sesuatu yang istimewa mulai terbentuk di Stadion Emirates.

"Itu berkat fokus tim. Meski itu bukan pertandingan terbaik, kami memiliki fokus dan bermain secara tim dengan baik. Secara keseluruhan, tim ini lapar," jelas Wenger. "Itulah kini tantangan kami. Berapa lama kami bisa terus seperti ini? Terlalu cepat untuk membandingkan dengan prestasi yang pernah kami buat sebelumnya."

Masih Jauh

Namun Wenger juga menyadari bahwa masih terlalu dini untuk membayangkan timnya bisa mengulang sejarah hebat tersebut. "Dengan 49 dan sembilan, ada perbedaan 40 pertandingan. Kami akan maju selangkah demi selangkah dan mencoba menang pada pertandingan berikutnya,'' katanya.

Tim ''Gudang Peluru'' itu akan melawan Sunderland di Emirates, akhir pekan ini. Mengenai pertandingan melawan Steaua Bukares itu sendiri, Wenger menyatakan ada kedewasaan baru dalam diri pemain seperti van Persie, Cesc Fabregas, dan Emmanuel Adebayor.

"Kesabaran terkait dengan kedewasaan dan kami sadar akan hal itu pada babak pertama," kata Wenger.

"Kami merasa lebih baik dan faktanya memang demikian. Tetapi selama tidak mencetak gol, Anda harus mencoba tidak gugup sehingga bisa melancarkan serangan balik," paparnya.

"Kami terus mencoba, kami cerdas dan akhirnya mencetak gol yang memberi kami kemenangan. Itu pantas kami dapatkan," tegasnya. (rtr,F3-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA