| Kamis, 04 Oktober 2007 | EKONOMI |
11 Bank Siap Tambah Modal Rp 80 M
JAKARTA-Sebanyak 11 bank kecil yang diawasi intensif oleh Bank Indonesia (BI) menyatakan sanggup menambah modal minimum hingga Rp 80 miliar. "Dari 11 bank itu, sudah menyatakan kesanggupannya, baik dengan akuisisi atau tambah modal," kata Deputi Gubernur BI, Muliaman Hadad di sela-sela penandatanganan kerja sama pendistribusian reksa dana antara Bahana TCW dan Bank Mandiri di gedung Mandiri, Jakarta, Rabu (3/10). Bank-bank itu, lanjut Muliaman, sudah menyatakan memiliki jalan keluar untuk memenuhi kewajiban modal minimum Rp 80 miliar yang harus dipenuhi akhir Desember 2007. Diakui, sebelumnya ada dua opsi jika bank itu tidak bisa memenuhi modal minimum Rp 80 miliar, yaitu bisa menjadi bank khusus atau BPR. Namun 11 bank itu menyatakan, memilih menambah modalnya ketimbang menjadi bank khusus atau BPR. Mengenai jumlah bank yang akan berkurang setelah penerapan Arsitektur Perbankan Indonesia (API), Muliaman mengaku belum bisa berkomentar. "Sebelum Desember ini saya tidak bisa menjawab, karena prosesnya belum selesai. Tapi pasti nanti ada yang berkurang, karena akan ada yang merger, diakuisi atau tambah modal," jelasnya. Aset Terbesar Bank Mandiri masih menjadi bank umum yang terbesar dari sisi aset di Indonesia. Bank Mandiri yang kini memiliki aset Rp 254,787 triliun sudah menggondol predikat aset terbesar sejak tahun 2002. Bank Mandiri saat ini menguasai 14,15% pangsa pasar total aset bank umum di Indonesia. Yang mengalami perubahan cukup signifikan, yakni aset Citibank NA yang sebesar Rp 45,181 triliun dengan pangsa 2,51%. Citibank NA menduduki posisi ke-7, sekaligus menggeser posisi Bank Niaga yang turun ke peringkat 8. Sedangkan Bank Lippo yang pada 2004 sempat masuk 10 besar bank umum dengan aset terbesar, hingga kini belum berhasil masuk kembali. Demikian data statistik perbankan Indonesia per Juli 2007, yang dirilis Bank Indonesia. (dtc-33) |