logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 04 Oktober 2007 BANYUMAS
Line

PKB Usung Cabup Sendiri

PURWOKERTO - Ketua DPC PKB Musadad Bikri Nur mengatakan kalau PDI-P tidak bersedia diajak bekoalisi dengan komposisi calon bupati Mardjoko-Bambang Priyono, maka PKB akan maju sendiri. ''Kami sudah bulat mengusung Mardjoko sebagai calon bupati, jadi kami tinggal mencari wakilnya,'' katanya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Unsoed Drs Bambang Kuncoro MSi menyatakan tawaran koalisi PKB dengan PDI-P untuk mengusung satu paket calon Bupati Banyumas, sangat bagus dan harus disambut dengan baik. Politik itu pada dasarnya seni penuh kemungkinan, sehingga wajar PKB koalisi dengan PDI-P. ''Mestinya tawaran itu diterima dulu, baru kemudian dibicarakan siapa yang akan dipasang sebagai bupati dan wakilnya,''katanya kemarin.

Dia menjelaskan, tawar menawar yang sehat harus seimbang, sehingga kedua belah pihak tidak ada yang dirugikan. Ketika PKB menawarkan koalisi, kemudian meminta jatah R-1 (bupati-red), kemudian PDI-P diberi jatah R-2 (wail bupati-red), tawaran itu tidak realistis.

PKB menawarkan Mardjoko sebagai bupati dan wakil bupat dari PDI-P Bambang Priyono.

''Masyarakat sudah tahu bahwa Bambang Priyono lebih terkenal dari Mardjoko, jadi wajar saja kalau PDI-P tidak bersedia,''ungkap Kuncoro.

Dia menegaskan, dalam menarik simpati pemilih uang memang bisa memengaruhi calon pemilih, tapi harus diingat bahawa loyalitas pemilih terhadap calon bupati tidak selalu dapat diukur dengan uang.

''Dalam pemilihan bupati uang bukan segala-galanya.'' Direktur Program Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi Unsoed Dr Agus Suroso ketika dihubungi terpisah mengatakan, koalisi PKB-PDI-P sangat realistis bila yang dipasang sebagai bupati Bambang Priyono dan wakilnya Mardjoko. (in,G22-55)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA