logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 03 Oktober 2007 SALA
Line

Longsor, Lokasi Penggalian Tanah Ditutup

SRAGEN - Akibat terjadi musibah longsor, lokasi penambangan tanah urug diduga liar di Dukuh Tawang, Desa Kandangsapi, Kecamatan Jenar, Sragen akhirnya ditutup. Penutupan dilakukan atas perintah Lurah Kandangsapi Suti dengan tembusan kantor Kecamatan Jenar. Sebab lokasi penambangan tanah pasir dan urug itu, dianggap membahayakan para penambang.

"Jumat lalu Karjono penambang mengalami luka berat, karena tertimbun tanah di lokasi penambangan," tutur Hadi Sumarjo, warga Dukuh Tawang Desa Kandangsapi.

Karena terjadi musibah itu, warga diiimbau tidak lagi menambang. Lokasi penambangan itu sebelumnya melibatkan 30 warga Dukuh Tawang, Kandangsapi. Setiap hari sekitar 20 truk mondar-mandir mencari pasir dan tanah urug di tempat itu.

Musibah tanah longsor berawal ketika sejumlah penambang berada di bawah bukit. Sewaktu bekerja, tiba-tiba tanah di atas bukit berguguran. Sejumlah pekerja berlarian menghindari longsoran material. Karjono yang berada tepat di bawah, tidak mengetahui adanya longsoran tanah. Kejadiannya begitu cepat, tanah tiba-tiba longsor dan menimpa kaki kiri korban hingga patah.

"Saya terlambat menghindar, ketika tanah sudah mulai longsor," tutur Bapak dua anak itu.

Pengobatan Gratis

Setelah kaki kirinya tertimbun tanah, dia ditolong sejumlah pekerja. Namun ketika akan dipakai berjalan, terasa sakit bukan kepalang. Ternyata tulang kaki kiri korban patah.

Karjono dan Suparni istrinya mengajukan surat permohonan pengobatan maupun operasi tulang gratis di RSUD Sragen.

"Terus terang saya tidak mampu membiayai obat maupun biaya operasi tulang." tuturnya. Perangkat Desa Kandangsapi juga membuat surat pengantar meminta bantuan pengobatan gratis bagi Karjono ke Pemkab.

Sebelumnya, Karjono sehari-hari bertugas menaikkan tanah ke bak truk, bersama sekitar 30 warga. Setiap hari dia mampu mendapatkan penghasilan Rp 20.000 - Rp 25.000. Menjelang lebaran, kegiatan penambangan sebenarnya cukup ramai. Namun karena terjadi musibah tanah longsor yang menimbulkan korban luka berat, penambangan itu akhirnya di tutup.(nin-67)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA