| Rabu, 03 Oktober 2007 | OLAHRAGA |
KONI Belum Rencanakan Penciutan AtletSEMARANG- Jateng telah meloloskan 40 cabang olahraga dan 415 atlet ke PON 2008. Jumlah tersebut diperkirakan meningkat lantaran tujuh cabang belum menggelar babak kualifikasi. Fakta itu disampaikan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Jateng Mugiyo Hartono seusai rapat pleno di Kantor KONI Jateng, Kompleks Olahraga Jatidiri, Senin (1/10) malam. Hasil sementara yang dicapai provinsi ini disebutnya sangat menggembirakan. Pasalnya, jumlah atlet yang tergabung dalam Pelatda Jangka Panjang (PJP) tahap I sebanyak 430 orang, sehingga hampir semuanya lolos PON. "Kami belum merencanakan penciutan atlet pada PJP tahap kedua nanti. Kami ingin seluruh atlet menjalani latihan sehingga dari berbagai lini bisa melengkapi," katanya. Mugiyo belum dapat memastikan jumlah anggota tim inti Jateng pada PON nanti. Sebab, hal itu tergantung anggaran. Biasanya, jumlah atlet Jateng berkisar 400-an orang. "Keinginan kami bisa mengirimkan atlet sebanyak-banyaknya agar peluang meraih medali lebih besar. Tapi, semuanya tergantung anggaran yang tersedia. Hingga kini kami belum tahu jumlahnya," katanya. Fokus Binpres juga mengajukan usulan agar pelaksanaan pemusatan latihan tersentralisasi sebaiknya dilakukan enam bulan menjelang PON. Mugiyo menegaskan, PJP tahap kedua akan berbeda dari tahap pertama. Fokus atlet akan diarahkan pada upaya meraih medali di PON. Sebelumnya, atlet-atlet difokuskan sekadar lolos PON. "Kami akan memberi kesempatan kepada cabang olahraga untuk melakukan try-out. Latih tanding bisa dilakukan di dalam atau luar negeri bagi cabang yang berpotensi meraih medali," katanya. Selain latih tanding, KONI juga memberi kesempatan bagi induk olahraga yang ingin mendatangkan pelatih asing. Beberapa cabang sudah mengajukan hal itu seperti dansa dan wushu. (H32-78) |