| Rabu, 03 Oktober 2007 | OLAHRAGA |
Lawan Persela DimajukanSEMARANG- Perubahan jadwal lanjutan Kompetisi Liga Indonesia 2007 usai jeda bulan Ramadan, sudah diterima manajemen tim PSIS. Manajemen memastikan pertandingan lawan Persikota Kota Tangerang dan Persikabo Kabupaten Bogor pada 18 dan 21 September tidak berubah. Sedangkan pertandingan menghadapi Persela Lamongan bakal dimajukan. Partai yang semestinya digelar pada 1 November di Stadion Surajaya, dimajukan menjadi 30 Oktober. "Lawan Persela dimajukan pada 30 Oktober. Ya, itu tidak masalah bagi kami," kata Manajer Tim Yoyok Sukawi. "Usai lawan Persikota dan Persikabo, pemain akan lebih siap saat menghadapi Persela," imbuh ayah dua putri itu. Dalam jadwal yang dirilis Badan Liga Indonesia (BLI), kompetisi tetap berjalan pada November. Padahal, PSSI memanggil pemain klub untuk mengikuti training center (TC) pada 2-20 November guna menghadapi Pra-Piala Dunia (PPD). Leg pertama PPD digelar pada 9 November dan pertandingan kedua 18 November. Praktis, pemain yang mengikuti TC tersebut tidak bisa memperkuat klubnya dalam kompetisi pertandingan liga. Dua Pertandingan Dalam skuad "Mahesa Jenar", pemain yang dipanggil adalah Maman Abdurahman dan M Ridwan. Mereka merupakan pemain pilar yang jadi andalan tim kebanggaan warga Kota Semarang. Tanpa mereka, kekuatan PSIS bakal berkurang. "Kami memang punya pemain untuk menggantikan mereka. Tapi, tidak bisa dipungkiri, kemampuannya tidak sebaik Maman dan Ridwan. Jelas tanpa mereka PSIS mengalami kerugian," kata pelatih Sartono Anwar. Untungnya, pada bulan tersebut anak-anak Semarang hanya memainkan dua pertandingan, yaitu lawan Persita pada 22 November dan Pelita pada 25 November. Keduanya digelar di Stadion Jatidiri. Lebih lanjut Yoyok berharap pelatih dan pemain tidak terpengaruh dengan perubahan jadwal tersebut. Mereka diminta tetap berlatih penuh semangat dan mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan lanjutan di kompetisi mendatang. "Kalau timnya siap dan solid, perubahan jadwal dengan kondisi apa pun tidak akan memengaruhi PSIS untuk melanjutkan kompetisi," ungkapnya. "Kami yakin target masuk Superliga bisa tercapai. Bahkan peluang menembus empat besar masih terbuka," tandasnya. (H13-22) |