| Rabu, 03 Oktober 2007 | NASIONAL |
Hirup CO2 Gunung Kelud Dua Wartawan PingsanSURABAYA- Kawasan Gunung Kelud di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri makin berbahaya. Setelah menghirup gas CO2, dua wartawan pingsan saat akan mengambil gambar gunung itu. Kedua wartawan itu adalah Arief Priyono dari kantor berita nasional Antara dan Sidiq, kontributor Metro TV Jakarta. Keduanya menghirup gas berbahaya karena nekat meliput di kawasan yang dinyatakan berbahaya setelah gunung berapi itu ditetapkan dalam status siaga. Keduanya hendak mengambil gambar sekitar pukul 06.30. "Kalau berangkat siang pasti ketahuan dan dilarang petugas. Makanya, saya berangkat pagi hari. Tapi, setelah sampai di kawasan Gunung Kelud ternyata kondisinya tidak memungkinkan," kata Arief Priyono kepada sejumlah wartawan. Setelah tiba di kawasan yang dinyatakan terlarang, Arief mengaku pernafasannya mendadak tersengal dan terasa berat. Padahal, tambahnya, bau belerang tak begitu menyengat di kawasan terlarang itu. Kemungkinan besar keduanya menghirup CO2. Namun, Arief sadar setelah dibawa ke pos pantau. Selanjutnya dia diberikan bantuan oksigen oleh tim kesehatan. Setelah sadar dia mengatakan masih seorang rekannya di areal berbahaya. Tak berselang lama, Sidiq muncul dengan dibonceng seorang petani setempat. Menyikapi perkembangan yang makin berbahaya dari Gunung Kelud, Polres Kediri meningkatkan pengamanan dan penjagaan di pintu masuk Gunung Kelud. Tak sembarang orang boleh masuk. Kapolres Kediri, AKBP Eky Heri Festianto menjelaskan akan memperketat pengawasan dengan menambah sejumlah personel. (G14-77) |