logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 03 Oktober 2007 NASIONAL
Line

Giliran Gus Dur Temui Mega

Tjahjo : Bicarakan Pilpres 2009

JAKARTA - Setelah menghadiri deklarasi pencalonan Sutiyoso sebagai Calon Presiden (Capres) 2009, Ketua Umum Dewan Syuro DPP PKB KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), kemarin menemui Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Jl Teuku Umar Jakarta Pusat. Gus Dur, yang didampingi Sekjen Yenny Wahid dan Aris Djunaidi (wakil bendahara), serta fungsionaris DPP lainnya, diterima Megawati yang didampingi Sekjen Pramomo Anung dan Ketua DPP Tjahjo Kumolo.

Pertemuan singkat antara Megawati Soekarnoputri dengan Gus Dur, masih terbatas kangen-kangenan adik dan kakak, dan belum ada tanda-tanda untuk mengarah koalisi besar antara PKB dengan PDI-P. ''Tidak ada sinyal-sinyal (koalisi), Gus Dur itu kan selalu begitu,'' ujar Megawati usai pertemuan.

Gus Dur juga tidak menjelaskan detail isi pertemuannya dengan Mega yang tertutup bagi pers tersebut. ''Saya sudah lama nggak ketemu dengan Mbak Mega, sudah hampir dua bulan,'' ujar Gus Dur.

Klarifikasi

Menurut Tjahjo Kumolo, kedatangan Gus Dur ke kediaman Megawati, diakui tak jauh-jauh dari urusan Pilpres 2009 mendatang. ''Benar, pertemuan lebih menyinggung soal calon presiden 2009,'' ujarnya usai pertemuan tersebut.

Dikatakan, salah satu perbincangan yang disampaikan Gus Dur kepada Megawati adalah soal kedatangan Ketua Umum Dewan Syuro itu di acara deklarasi Sutiyoso. ''Kata Gus Dur kepada Bu Mega, kedatangan ke deklarasi Sutiyoso bukan sebuah bentuk dukungan politik kepada Bang Yos, namun hanya mendapat undangan dari Try Sutrisno,'' ujarnya.

Sementara itu, Aris Djunaidi mengatakan, kalau Mega diundang Try tentunya akan datang juga. Menurut Tjahjo, Gus Dur dan Mega juga membahas soal nasib rakyat dan meminta agar pemerintah menangani masalah yang lebih serius yakni kemiskinan dan pengangguran. (di-49)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA