logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 03 Oktober 2007 NASIONAL
Line

TNI Matangkan Satuan Raider

CILACAP - Tentara Nasional Indonesia (TNI) tampaknya tidak mau main-main dengan munculnya gerakan separatis yang saat ini terus tumbuh seperti di Maluku dan Irian Jaya. Itu paling tidak ditunjukan oleh kebijakan TNI dalam mengembangkan satuan-satuan tempur yang andal dan mampu beroperasi dengan baik di daerah dengan medan berat.

Salah satu langkah yang tengah dilakukan dalam mengantisipasi gerakan separatis adalah kembali menghidupkan batalyon raider (serbu) yang beberapa puluh tahun lalu pernah dihidupkan namun kemudian dalam perkembangannya mengalami stagnasi.

Terkait dengan langkah tersebut, bertempat di Pantai Teluk Penyu Cilacap, Selasa (2/10) pagi, TNI membentuk batalyon infanteri (Yonif) Raider baru, yakni Yonif Raider 733 Kodam XVI Patimura yang merupakan hasil likuidasi Yonif 733 Masariku.

''Dengan terbentuknya Yonif Raider Kodam XVI Patimura maka sampai saat ini TNI telah mempunyai 12 Yonif Raider dengan total personel 9.072 orang,'' kata KSAD Jenderal TNI Joko Santoso saat memimpin upacara pembentukan Yonif Raider tersebut sekaligus pembaretan 880 raider baru.

Joko mengatakan, dengan terbentuknya Yonif Raider 733 Kodam XVI Patimura itu, maka sampai 2007 tinggal Kodam Trikora yang belum memiliki Yonif Raider. Di luar Kodam Trikora, semua kodam di Indonesia memiliki satuan yang kemampuan tempur personelnya tidak diragukan lagi.

''TNI menargetkan pada tahun 2008 semua kodam sudah memiliki Yonif Raider,'' tegas KSAD.

Dikatakan, pembentukan satuan raider memang diutamakan untuk mengatasi konflik yang muncul di daerah laten separatis seperti Maluku. Satuan tersebut diyakini sangat tepat untuk diterjunkan di daerah separatis terkait dengan kemampuan tempur lapangan yang dimiliki anggotanya. ''Di daerah konflik seperti itu yang dibutuhkan adalah sebuah gerakan pasukan yang cepat, senyap, dan tepat. Selain itu pasukan yang beroperasi pun lebih cocok untuk unit kecil dengan gerakan serba cepat,'' tandas Joko. (G21-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA