logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 03 Oktober 2007 SEMARANG
Line

LERENG UNGARAN

Diskusi Tradisi Nyadran

UNGARAN - Komunitas sanggar Gedong Songo menggelar apresiasi seni, budaya, dan diskusi bedah tradisi nyadran pada Kamis (4/ 10). Acara tersebut akan dilakukan di Benteng Willem Ungaran atau tepatnya di depan Kantor Bupati Semarang mulai pukul 19.30.

Diskusi tersebut untuk mengetahui apa sebenarnya maksud atau tujuan nyadran, sehingga sampai-sampai ada cuti nyadran untuk PNS. (H14-16)

Dikeluhkan, Uang Masuk Makam

UNGARAN - Banyaknya orang yang akan berziarah ke makam Hasan Munadi di Nyatnyono Ungaran disinyalir dimanfaatkan sekelompok orang untuk mengeruk keuntungan pribadi. Terlebih saat malem selikuran pada Selasa (2/ 10) malam.

Munir (28) mengaku temannya dimintai uang seribu rupiah saat hendak masuk ke makam. ''Padahal tahun lalu biasanya hanya parkir kendaraan. Sekarang kok ada retribusi masuk makam. Saya khawatir banyak pengunjung tak simpati,'' kata Munir, kemarin. (H14-16)

Pengendara Motor Tertabrak Truk

KENDAL Seorang pengendara motor Honda Kharisma H-5939-DM, Mulatifah (39) warga perumahan RSS Griya Praja Mukti blok J nomor 10 RT 2 RW 8 Kelurahan Langenharjo, Kendal, Senin (1/10) sekitar pukul 19.45 tewas dalam musibah kecelakaan lalu lintas. Korban tewas di tempat kejadian di jalan Pemuda, sekitar rumah dinas bupati, akibat ditabrak truk box B-9654-QM.

Keterangan dihimpun, musibah berawal ketika korban yang belakangan diketahui istri Kismiyanto (staf Dinas Pariwisata pemkab) itu mengendarai motor Kharisma dari arah timur. Tiba di pertigaan Jl Notomudigdo, korban berniat belok kiri menyeberang Jl Pemuda.

Tanpa disangka, dari arah belakang ada truk box B-9654-QM yang melaju sangat dekat. Akibatnya, truk yang dikemudikan Aris (42) warga Purwodadi ini menabrak keras motor. Mulatifah dan motornya terseret ke arah barat sejauh 50 meter. Korban mengalami luka parah di perut dan kepalanya. Truk baru terhenti setelah menabrak tanggul sungai di kanan jalan. Musibah sempat menyebabkan arus lalu lintas jalur pantura tersendat beberapa saat. (G15-16)

Warga Musyawarah Tower

KENDAL- Terkait dengan persoalan tower telepon selular yang didirikan di belakang Balai Desa Nolokerto, Kaliwungu, masyarakat sekitar dan pemilik tower telah melakukan dua kali musyawarah. Pertemuan ini dilaksanakan dalam suasana kekeluargaan.

''Kami menjamin warga Dukuh Mijen, yang berada di sekitar lokasi tower itu tak akan merobohkan bangunan tersebut. Warga dan pemilik tower sedang melaksanakan musyawarah.

Memang sejauh ini belum ada titik temu, tapi pihak pengusaha tower telah menjadwalkan musyawarah kali ketiga. Pihak warga diwakili kades, perangkat desa, dan tim sembilan hasil bentukan warga,'' tandas juru anggota Komisi A DPRD Kendal yang juga juru bicara warga, Sakdullah Mas'ud. (G15-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA