logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 03 Oktober 2007 SEMARANG
Line

Siswa SMK Bhineka Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk

KENDAL- Maskuri alias Kuri (17), siswa kelas 10 mekanik otomotif (MO) 4 SMK Bhineka Patebon, Kendal, Selasa (2/10) sekitar pukul 11.30 ditemukan tewas bersimbah darah di tepi Jl Islamic Centre, Kelurahan Bugangin, Kendal.

Ketika ditemukan, korban masih mengenakan seragam sekolah. Warga RT 2 RW 3 Desa Ngampel Kulon Kecamatan Ngampel, Kendal itu, diduga tewas akibat tindak kekerasan. Hasil visum tim medis RSUD Dr Soewondo Kendal, bagian dada korban ditemukan tiga bekas luka tusukan. Salah-satu tusukan ini diperkirakan mengenai jantung.

Tulang rusuk dada sebelah kiri (berada di sekitar luka tusukan-Red) mengalami patah empat ruas. Tiga bekas luka tusukan yang lain juga ditemukan pada bagian punggung pria muda bertubuh bongsor itu. Diperkirakan, sejumlah bekas luka itu diakibatkan tusukan benda tajam menyerupai obeng. Darah juga keluar dari mulut dan hidung.

Hingga kemarin sore, belum diketahui pasti latar belakang pembunuhan tersebut. Seusai mengevakuasi dari lokasi penemuan, untuk sementara waktu jenazah disimpan di kamar mayat RSUD Soewondo.

Korban ditemukan dalam kondisi tewas, oleh seorang wanita buruh tani yang melintasi Jl Islamic Centre Bugangin. Korban dalam posisi terlentang di sisi timur jalan yang terletak di tengah lahan persawahan tanaman padi yang selesai dipanen.

Lokasi penemuan itu, berada sekitar 150 meter di utara gedung work shop Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bugangin. Tubuh korban terbujur ke timur. Lokasi penemuan yang ditumbuhi rumput, terlihat ceceran darah korban.

Motor Raib

Keterangan dihimpun, beberapa waktu sebelum musibah menimpa, Maskuri diketahui membayar uang SPP ke sekolahnya sekitar pukul 08.00. Ia datang seorang diri ke SMK Bhineka dengan mengendarai motor Yamaha Vega R warga biru H-2910-MD. Motor keluaran 2004 ini dipinjam dari sahabatnya, Agus siswa kelas 10 SMA Al Hidayah Kendal.

''Seusai membayar SPP, Maskuri langsung pulang. Saat itu, kelas 10 dan 11 SMK Bhineka diliburkan bergiliran. Hari ini (Selasa, 2/10) kelas mereka digunakan siswa kelas 12 untuk ujian mid semester. Besok pagi (Rabu, 3/10) gantian siswa kelas 10 dan 11 ujian mid semester,'' papar Nana, guru bimbingan konseling SMK Bhineka, kemarin.

Belakangan, Maskuri diketahui tidak langsung pulang ke rumah, seusai dari sekolahnya. ''Sekitar pukul 08.45 tadi, Maskuri datang ke sini dengan mengendarai motor. Dia menanyakan apakah warung makan milik saya buka. Saya jelaskan pada bulan puasa ini, warung tutup. Maskuri pun pergi,'' ungkap Subkhi (50) pemilik warung di RT 4 RW 2 atau sekitar MAN Bugangin.

Maskuri sejak beberapa bulan terakhir merupakan salah satu siswa yang menjadi pelanggan di warung Subkhi. Seusai mampir di warung tersebut, Maskuri diduga mengendarai motornya ke arah utara (menuju ke lokasi kejadian).

Sekitar pukul 11.30 korban ditemukan tewas di tepi timur Jl Islamic Centre yang terletak di tengah persawahan. Motor Yamaha Vega H-2910-MD, tidak dijumpai di sekitar lokasi penemuan jenazah korban. (G15-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA