| Rabu, 03 Oktober 2007 | SEMARANG |
H-7, Jalan Bebas dari Sisa MaterialBALAI KOTA- Menjelang Lebaran, seluruh jalan di Kota Semarang dipastikan bersih dari bahan material sisa proyek dan pemeliharaan infrastruktur. DPU Kota Semarang menjanjikan pembersihan tersebut akan selesai paling lambat H-7 Lebaran mendatang. Demikian ungkap Kepala DPU Kota Achmad Kadarisman usai rapat koordinasi dengan DPRD Kota, di Gedung DPRD Jl Pemuda, kemarin. Dia mengatakan, kegiatan itu meliputi pemeliharaan jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya. ''Pokoknya, H-7 semuanya sudah selesai. Baik proyek konstruksi, pemeliharaan, sampai pengerukan drainase. Ini dilakukan supaya arus mudik melalui kota ini lancar,'' ujar dia. Seperti pernah diberitakan, Kepala Dishub Kota, Andi Agus Wandono mengharapkan pada H-7 seluruh perbaikan jalan supaya dihentikan. Karena jika tidak maka dikhawatirkan menimbulkan kemacetan jalan yang menjadi tujuan para pemudik. "Selain itu, material-material yang dipastikan mengganggu pengguna jalan harus dipindahkan. Kalau masih ada material dan sebagainya pasti akan mengganggu. Masalahnya, saat arus mudik pasti ada peningkatan kepadatan lalu lintas. Apalagi aturan itu sudah sesuai ketentuan yang dikeluarkan Dirjen Perhubungan Darat Pusat," kata Andi Agus. Mengenai proyek perbaikan Jalan Ngaliyan-Boja yang hingga kini belum selesai, pihaknya berkoordinasi dengan DPU Kota untuk mengatasi masalah kemacetan yang akan dihadapi. Kasubdin Prasarana Jalan DPU Kota, Nugroho Joko Purwanto mengatakan, H-7 Lebaran akan menghentikan semua perbaikan jalan dan membersihkan material-material yang sekiranya mengganggu kenyamanan pengguna jalan. "Perbaikan dilanjutkan kembali pada H+9 atau sepekan setelah Lebaran," kata dia. Dicontohkan, Jl Ngaliyan-Boja yang sedang dalam perbaikan akan dihentikan pekerjaannya pada H-7. Selain itu crossing saluran di Jl Pengapon menuju ke Kaligawe. (H12,H36-56) |