logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 03 Oktober 2007 KEDU & DIY
Line

Jalur Selatan Dilalui 164 KA

  • Menjelang dan setelah Lebaran

YOGYAKARTA - Menjelang dan sesudah Lebaran, frekuensi kereta api (KA) yang melintas di jalur selatan dipastikan cukup ramai dan padat. Namun PT KA meminta kepada pengguna jasa angkutan kereta api untuk tidak perlu khawatir karena pihaknya memastikan lalu lintas KA bakal berjalan lancar. Untuk menjaga sesuatu yang tidak diinginkan, maka di setiap persimpangan tidak perlu ada KA yang berhenti.

Diperkirakan sedikitnya ada 164 KA yang akan melintasi jalur selatan yang ada di Daop VI Yogyakarta. "Pada kondisi normal, KA yang melintas di jalur selatan rata-rata 90 hingga 110 rangkaian,'' kata Muchtadi, kepala Humas Daop VI Yogyakarta, kemarin. Apalagi pada musim angkutan lebaran seperti sekarang ini, jalur selatan bisa dilewati 164 KA karena adanya penambahan kereta ekstra.

Tidak Masalah

Frekuensi yang meningkat itu, ujar dia, tidak menjadi masalah karena jalur ganda atau double track di jalur selatan, khususnya di wilayah Daop VI sudah selesai pembangunannya.

Sehari sebelumnya, Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal meresmikan pengoperasian jalur ganda antara Stasiun Tugu hingga Kutoarjo di Purworejo sejauh 64 km. Pengerjaan jalur ganda itu merupakan rangkaian dari pembangunan rute antara Yogyakarta dan Kroya di Cilacap sejauh 140 km.

Ditambahkan Muchtadi, beberapa bulan sebelumnya jalur ganda mulai Stasiun Tugu hingga Solo Balapan juga sudah diresmikan pengoperasiannya.

Sejak jalur ganda Yogyakarta-Solo sejauh 59 km diresmikan, ungkap dia, waktu tempuh KA rata-rata menjadi lebih singkat di atas 15 menit. "Jalur ganda antara Yogyakarta dan Purworejo sekarang sudah resmi dioperasikan. Masalah keterlambatan kereta api yang selama ini terjadi setidaknya bisa dikurangi.

Sebab dengan adanya dua lintasan, KA tidak perlu ada yang berhenti salah satu jika terjadi persilangan," tandasnya. (sgt-70)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA