logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 03 Oktober 2007 BANYUMAS
Line

Nama Kapolres Dicatut untuk Menipu

CILACAP- Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1428 H, di Kota Cilacap muncul aksi penipuan dengan cara mencatut nama pejabat. Pelakunya tergolong berani dan nekat, sebab yang dicatut adalah nama Kapolres Cilacap AKBP Drs W Wirawijaya MSi. Aksi itu pun membuat geram unsur Muspida.

Kapolres AKBP Drs W Wirawijaya MSi kepada Suara Merdeka, kemarin, mengakui akhir-akhir ini sering terjadi penipuan dengan mencatut nama pejabat.

Dalam melakukan aksinya, pelaku menelepon pengusaha atau badan usaha dan minta uang dengan jumlah tertentu. Pelaku menyatakan minta uang karena disuruh seseorang dengan mencatut nama pejabat.

Berhubung menyebut na-ma pejabat, pengusaha yang ditelepon pun percaya. Dia pun lalu mentransfer uang ke nomor rekening yang diberi si penelepon. Yang menjadi korban penipuan dengan modus seperti itu, salah satu di antaranya adalah pengurus sebuah koperasi di Cilacap.

Tapi sebagian besar pengusaha yang ditelepon pelaku, sebelum mentransfer uang, mengecek dulu ke pejabat yang bersangkutan. Pejabat tersebut tentu terkejut karena selama ini merasa tidak pernah minta uang.

"Kasus itu cukup menjengkelkan karena pelaku menggunakan nama pejabat. Tapi yang lebih menjengkelkan lagi, ternyata pelaku berani mencatut nama saya juga," kata AKBP W Wirawijaya.

Dia lalu menjelaskan, saat sedang sibuk bekerja tiba-tiba ada seseorang menelepon. Orang itu memperkenalkan diri sebagai pengusaha. Dengan malu-malu, pengusaha tadi menanyakan kebenaran mengenai permintaan uang untuk biaya rapat di Jakarta.

Mendapat telepon seperti itu, Kapolres mengaku kaget. Sebab, selama ini pihaknya tak pernah menyuruh orang untuk minta uang kepada pengusaha tadi. Lagi pula saat itu tidak ada acara rapat di Jakarta.

"Mana mungkin saya minta uang untuk sangu rapat di Jakarta karena tidak ada agenda rapat di Jakarta. Lagi pula di Cilacap lagi banyak pekerjaan. Setelah mengamankan kampanye Pilkada selesai, sekarang saya harus mengamankan Lebaran. Untuk itu, kepada masyarakat dimohon jangan mudah percaya bila ditelepon seseorang yang meminta uang dengan mengatasnamakan pejabat," kata Kapolres.(ag-74)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA