| Selasa, 02 Oktober 2007 | OLAHRAGA |
Olimpiade Beijing 20081.000 Pertambangan Batubara DitutupBEIJING- Tuan rumah Olimpiade 2008, Beijing, berencana menutup sedikitnya 1.000 tambang batubara tanpa izin dan memecat seluruh pekerjanya menjelang Olimpiade tahun depan. Seluruh tambang batubara ilegal di sekitar kota tersebut diperintahkan untuk segera menghentikan operasi, membongkar peralatan, memecat pekerjanya dan menyerahkan bahan-bahan yang mudah meledak dalam 15 hari, lapor kantor berita Xinhua, Senin (1/10). Para pemilik tambang yang menyerahkan diri akan bebas dari hukuman atau mendapat pengurangan tuntutan. Sedang mereka yang mengabaikan perintah akan dipenjara lebih dari 10 tahun. China sudah melakukan kampanye semacam itu sejak dulu, tetapi terbukti tidak efektif. Kecenderungan melonjaknya jumlah tambang kecil, membuat segala sesuatunya seperti tidak mungkin bagi pemerintah untuk memonitor apakah tambang-tambang tersebut benar-benar telah tutup. Pejabat lokal diketahui berkolusi dengan bos-bos pertambangan dan mengabaikan perintah dari otoritas pusat. Gagal Pejabat tertinggi keselamatan kerja negara mengumumkan pada Juni lalu bahwa pemerintah pusat gagal dalam usahanya menutup ribuan tambang batubara di negara tersebut. Tambang-tambang kecil tetap muncul dengan cepat kendati ada larangan, menambah 24.000 lubang yang sudah ada dalam kategori tersebut, kata Li Yizhong, kepala administrasi keselamatan kerja negara. "Tambang-tambang kecil tua sudah ditutup, tetapi yang baru terus dibuka. Jumlah yang tidak normal itu tidak akan berkurang." Tidak disebutkan mengapa tambang-tambang tersebut harus ditutup menjelang Olimpiade 2008. Tetapi para pejabat mungkin terdorong oleh kekhawatiran akan buruknya publikasi jika bencana tambang terjadi menjelang atau selama Olimpiade berlangsung. Tambang batubara China berada di antara yang paling berbahaya di dunia. Banyak kecelakaan terjadi di tambang kecil tanpa izin yang tidak mengerti aturan keamanan luas. Lebih dari 4.700 penambang batubara tewas di China tahun lalu. Namun kelompok buruh indenpenden menambahkan jumlah korban mendekati 20.000 per tahun. (ant-40) |